Pemko Tpi

Basyaruddin Idris Ngaku siap Diperiksa Polisi

-Dugaan Penganiayaan Laporan Edi Susanto ke Polresta Tanjungpinang

Basyaruddin Idris Alias Oom. Foto istimewa
Basyaruddin Idris Alias Oom. Foto istimewa

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Basyaruddin Idris alias Oom mengaku siap diperiksa polisi terkait laporan dugaan penganiayaan yang sebelumnya telah dilaporkan Edi Susanto (31) warga Kijang Lama ke Kepolisian Resort (Polres) Kota Tanjungpinang. Oom dilaporkan resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Rabu (13/4) pukul 13.00 Wib siang tadi.

“Kita siap ambil resiko atas perbuatan kita,” kata Basyaruddin ketika di konfirmasi LintasKepri melalui sambungan handphone.

Basyaruddin mengakui bahwa dirinya membenturkan kepalanya ke kepala Edi susanto.

“Betul saya benturkan kepala saya ke kepala Edi Susanto,” bebernya.

Namun, Basyaruddin membantah bahwa dia menyulutkan api rokok kepada Edi Susanto.

“Kalau saya menyulutkan api rokok itu bohong. Hanya rokok tapi tidak di bakar, kalau dibakar tentu berbekas,” cerita Oom.

Selain itu, Basyaruddin juga membenarkan bahwa hari yang sama ia membawa senjata. Namun, bukan untuk menakuti korban.

“Kalau senjata api itu bukan tapi Softgun, jadi kebetulan pada saat itu saya latihan tembak di Jalan Ciku, pada saat itu lagi kosong (tak ada peluru,red),” tutup Oom.

Sementara itu, berdasarkan Laporan Polisi (LP) Edi Susanto didampingi rekannya melaporkan Basyaruddin Idris alias Oom ke Polres Tanjungpinang atas dugaan penganiayaan. LP itu berNomor LP-B/92/IV/2016/Kepri/SPK-res Tpi.
Kronologis kejadian yakni pada hari Jum’at sekitar pukul 13.30 Wib siang di Rumah Makan (RM) Pondok Santai di Kilometer 8 atas, Edi Susanto bersama temannya tengah duduk santai. Kemudian Basyaruddin Idris mendatangi dirinya. Lalu, tanpa alasan yang jelas, Basyaruddin Idris langsung mengeluarkan senjata Api yang diarahkan ke Edi Susanto.

“Basyaruddin Idris juga membentur kepala nya ke kapala saya dan menyulutkan Api rokok kearah pipi sebelah kanan saya,” kata Edi Susanto dalam LP nya. (Afriadi)