KCH Akan Gelar Kontes Cupang Hias

Rahut Tobroni, Ketua Panitia pelaksana kegiatan
Rahut Tobroni, Ketua Panitia pelaksana kegiatan

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Komunitas Cupang Hias (KCH ) akan gelar Kontes Ikan Cupang Hias untuk daerah Tanjungpinang dan Bintan pada tanggal 15 November 2015 mendatang dihalaman Pujasera Jebong Jalan D.I Panjaitan Km 9 Tanjungpinang, dengan jumlah peserta ditargetkan sebanyak 250 orang.

Untuk jadwal acara, waktu pendaftaran dan jadwal ikan masuk yaitu pada tanggal 03 September-13 November 2015. Sedangkan tanggal 14-15 November merupakan daftar ulang. Untuk 14 November daftar ulang dibuka pada pukul 08.00-22.00 WIB, dan tanggal 15 November pada pukul 07.00-10.00 WIB, dilanjutkan dengan tahap penjurian hingga pukul 18.00 WIB disertai pembagian hadian bagi juara kontes ikan cupang hias pada pukul 19.00 WIB-selesai.

Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Rahut Tobroni mengatakan biaya pendaftaran sebesar Rp 10 ribu per ekor. Selama ini Pendaftaran dapat melalui Sekretariat Cupang Hias tepatnya di Pujasera Jebong, selebara, dan melalui media sosial.

Ia menjelaskan, kategori ikan yang akan diperlombakan yaitu Halfmoon, Plakat, Giant, Crowntail, Big Ear dan Double Tail.”Sekarang sudah 40 peserta yang mendaftar untuk wilayah Tanjungpinang dan Bintan,” kata Rahut.

Sekretariat Komunitas Cupang Hias, di Pujasera Jebong Kafe
Sekretariat Komunitas Cupang Hias, di Pujasera Jebong Kafe

Dia mengungkapkan ide ini merupakan dari teman-teman sesama kumpul melalui sebuah tukar pikiran. Dan kontes tersebut merupakan pertama kali diadakan.”Jumlah anggota komunitas yang terdaftar 30 orang. Namun yang aktif hingga saat ini hanya 10 orang saja,” ujar Rahut.

Untuk anggota, sambungnya, berasal dari Kijang, Gesek, kawal, Tanjung Uban dan Tanjungpinang dengan diketuai oleh Zulham.

“Kedepannya kami selaku Komunitas berharap kepada pemerintah khususnya Dinas Perikanan untuk mengadakan pelatihan ikan hias dan cara melakukan ternak ikan yang baik. Disamping itu juga, demi memajukan komunitas yang baru saja digalakkan ini tentunya Pemerintah Provinsi Kepri dapat memberikan bantuan dana guna memajukan dan mengembangkan komunitas ini lebih baik lagi agar dikenal lebih luas hingga keluar Provinsi Kepri,” Harap Rahut Tobroni. (Syah)