Bantuan Terus Berdatangan Kerumah Rina

-Para Dermawan Bantu Rina Buat Kamar Mandi

Terlihat kedua pekerja tengah membangun kamar mandi rumah Rina, penderita Stroke Neurologi, Senin (27/6).

Terlihat kedua pekerja tengah membangun kamar mandi rumah Rina, penderita Stroke Neurologi, Senin (27/6).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Meskipun tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, Rina, penderita stroke ringan (neorologi,red) terus mendapatkan bantuan dari para dermawan.

Para dermawan mulai dari tetangga terdekat, komunitas hingga Organisasi Masyrakat (Ormas) memberikan bantuan sandang hingga pangan, kerumahnya yang berada di Jalan Sri Ananda, RT.03/RW.01 Kelurahan Batu Sembilan, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Senin (27/6).

Salah satu dermawan itu kabarnya adalah Eva, Kepala Sekolah Al-Madinah, tempat anak Rina Amrul Rozi sekolah. Dia membantu belasan karung sement, bebrapa kubik pasir dan ratusan batu bata, untuk membangun kamar mandi Rina yang rusak setahun lalu.

“Yang menyediakan materil bangunan, Bu Eva, dibantu Warga sekitar dan bantuan dari Komunitas Motor Ged (Moge) kemarin, untuk pembayaran buruh tukang bangunan, nanti kita carikan lagi,” kata Ketua RT, Mardeli kepada LintasKepri.com saat mengunjungi kediaman Rina.

Bantuan juga datang dari Ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Tanjungpinang, mereka memberikan paket sembako untuk kebutuhan sehari-hari Rina, kata mereka sudah sepantasnya Pemerintah meninjau dan memperhatikan masyarakatnya.

DPD IPK Kota Tanjungpinang saat memberikan bantuan sejumlah Sembako kepada Rina, Senin (27/6)

DPD IPK Kota Tanjungpinang saat memberikan bantuan sejumlah Sembako kepada Rina, Senin (27/6)

“Seharunya masyarakat seperti Rina ini dibantu, dengan ikhlas dan menyemangati beliau,” kata Ketua IPK Kota Tanjungpinang, Iwan Khey saat itu.

Iwan berharap kepada OKP, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Komunitas lainnya dapat membantu Rina. “Bukan Hanya Rina, saya harap organisasi lainnya juga harus tanggap dalam masalah sosial yang ada di Kota Tanjungpinang ini, terutama Pemerintah,” katanya.

Untuk masalah kabar miring Rina di Media Sosial dengan pernyataan Camat Tanjungpinang Timur bahwasanya Rina sudah sering dibantu, dan hujatan tentang Rina, Iwan memandang hal tersebut adalah sikap yang tidak wajar.

“Miris sekali ketika masyarakatnya memerlukan bantuan tapi malah disalahkan, saya harap camat dapat mengkoreksi kembali pernyataannya,” tuturnya.

Sementara sebagaimana pemberitaan di media sosial yang diangkat oleh salah satu media online, dengan menyatakan camat tersebut berkomentar soal Rina, kata penduduk setempat, “Tidak ada media yang turun kelokasi ketika Camat datang,” kata penduduk.

Sempat miris mendengar kabar itu di medsos, kata penduduk setempat sejumlah mobil berplat merah beberapa hari yang lalu datang bersama Camat. “Mereka hanya Foto-foto terus pergi,” terang warga sekitar rumah Rina. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top