Pemko Tanjungpinang Berencana Hidupkan Perekonomian Kota Lama

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana menghidupkan kembali perekonomian di Kota Lama melalui program Night Market dan Mobile Toko (Moko) bekerjasama dengan BUMN dan BUMD Kota Tanjungpinang.

“Tujuan adanya Moko ini adalah untuk meningkatkan nilai perekonomian di Kota Lama. Program ini secara bertahap akan ditata sebaik mungkin oleh pemerintah bekerjasama dengan BUMD dan BUMN,” kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Sabtu (9/12).

Sebagai upaya meningkatkan perkembangan perekonomian di Kota Tanjungpinang, Pemko sudah menetapkan tiga zona ekonomi yakni zona pertama dari wilayah Kota Lama sampai kilometer lima. Sedangkan zona kedua, dari kilometer lima sampai kilometer sepuluh, dan zona ketiga dari kilometer sepuluh sampai Senggarang dan Kampung Bugis.

“Ketiga zona ini akan ditata secara bertahap. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang, sekaligus pembangunan merata dapat terwujud di kota tercinta ini,” ungkap Lis.

Ia berharap, tiga tahun kedepan, secara bertahap, tidak ada lagi pedagang kaki lima yang menggunakan gerobak. Akan tetapi menggunakan Motor Toko atau Mobile Toko.

Lis menjelaskan, untuk lokasi Night Market disekitar Jalan Merdeka dan Tengku Umar hingga di depan Gedung Kaca Puri.

“Tentunya Moko yang kita design nanti sesuai dengan kondisi produk yang dijual, serta kita konsep seperti bajai agar lebih kuat dan tahan lama,” tuturnya.

Untuk jam operasional Night Market dimulai pada pukul 16.30 sampai 03.00 WIB.

“Kepada masyarakat, manfaatkan kesempatan. Silahkan daftar dan tanyakan persyaratannya ke Bagian Ekonomi di Dinas Perdagangan serta di Kelurahan Se-Kota Tanjungpinang,” tutup Lis.

(Iskandar)

Baca juga :

Top