Lintaskepri.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah ratusan siswa dan guru di sejumlah daerah dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan.
Dalam laporan terbaru, ratusan pelajar di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Sebagian korban bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Nganjuk, Jawa Timur, serta Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Secara keseluruhan, lebih dari 800 siswa dan guru dilaporkan terdampak dalam sejumlah kejadian keracunan makanan pada pekan ini.
Dugaan sementara mengarah pada persoalan kontaminasi makanan serta kondisi kebersihan dalam proses pengolahan. Pemerintah daerah kemudian melakukan penghentian sementara distribusi makanan dari dapur yang berkaitan dengan kejadian tersebut untuk dilakukan evaluasi.
Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian publik terhadap pengawasan kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, hingga standar distribusi makanan dalam program MBG.
Pemerintah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan keamanan makanan yang dikonsumsi jutaan penerima manfaat tetap terjamin.






