Warga Bintan Meninggal Mendadak Saat Pasang Papan Nama Makam di Taman Makam Pahlawan Tanjungpinang

Belladina
Seorang pria berinisial AR (48), warga Kabupaten Bintan, meninggal dunia secara mendadak saat memasang papan nama pada salah satu makam di kawasan Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti, Jalan Gatot Subroto, Batu Lima Bawah, Kota Tanjungpinang, Rabu (5/8/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang seorang diri ke lokasi dengan membawa perlengkapan untuk memasang papan nama makam. Saat sedang beraktivitas, korban tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup. Penjaga makam yang melihat kejadian tersebut segera menghampiri korban. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kampung Bulang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tidak lama berselang, Bhabinkamtibmas Kampung Bulang Aiptu Chandra bersama Babinsa Serma Suwarno tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang. Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi awal, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut. Dugaan awal, korban mengalami kondisi medis mendadak saat melakukan aktivitas fisik di area pemakaman. Dok : Istimewa
Seorang pria berinisial AR (48), warga Kabupaten Bintan, meninggal dunia secara mendadak saat memasang papan nama pada salah satu makam di kawasan Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti, Jalan Gatot Subroto, Batu Lima Bawah, Kota Tanjungpinang, Rabu (5/8/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang seorang diri ke lokasi dengan membawa perlengkapan untuk memasang papan nama makam. Saat sedang beraktivitas, korban tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup. Penjaga makam yang melihat kejadian tersebut segera menghampiri korban. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kampung Bulang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tidak lama berselang, Bhabinkamtibmas Kampung Bulang Aiptu Chandra bersama Babinsa Serma Suwarno tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang. Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi awal, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut. Dugaan awal, korban mengalami kondisi medis mendadak saat melakukan aktivitas fisik di area pemakaman. Dok : Istimewa

Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Seorang pria berinisial AR (48), warga Kabupaten Bintan, meninggal dunia secara mendadak saat memasang papan nama pada salah satu makam di kawasan Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti, Jalan Gatot Subroto, Batu Lima Bawah, Kota Tanjungpinang, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang seorang diri ke lokasi dengan membawa perlengkapan untuk memasang papan nama makam. Saat sedang beraktivitas, korban tiba-tiba terjatuh dalam posisi telungkup.

Penjaga makam yang melihat kejadian tersebut segera menghampiri korban. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kampung Bulang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Tidak lama berselang, Bhabinkamtibmas Kampung Bulang Aiptu Chandra bersama Babinsa Serma Suwarno tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang. Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi awal, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. 

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut. Dugaan awal, korban mengalami kondisi medis mendadak saat melakukan aktivitas fisik di area pemakaman. 

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini