Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Kondisi udara yang kurang sehat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat beberapa Sekolah Dasar mengambil langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan para siswa. Seperti halnya pada SDN 002 Bukit Bestari Tanjungpinang
Melalui imbauan yang disampaikan kepada seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6, pihak sekolah menetapkan kegiatan belajar dari rumah (BDR) mulai Selasa, 15 September 2026, hingga waktu yang belum ditentukan.
Dalam imbauan tersebut, siswa diminta mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah sesuai arahan dan jadwal yang diberikan oleh guru. Sekolah juga meminta siswa mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara berdebu atau berasap.
“Gunakan masker apabila harus keluar rumah atau berada di lingkungan yang berdebu,” demikian salah satu imbauan yang tercantum dalam pengumuman sekolah.
Selain itu, siswa diingatkan menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan memperbanyak minum air putih. Kebersihan rumah dan lingkungan juga perlu diperhatikan agar terhindar dari paparan debu.
Pihak sekolah turut meminta orang tua atau wali murid untuk mendampingi dan memantau kegiatan belajar anak selama berada di rumah.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk kehati-hatian sekolah menyusul kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan. Langkah belajar dari rumah diharapkan dapat mengurangi paparan udara yang kurang sehat terhadap para siswa.
Sekolah pun mengajak seluruh siswa tetap semangat mengikuti pembelajaran meskipun dilakukan dari rumah serta menjaga kesehatan diri dan keluarga.
“Tetap semangat belajar dari rumah!”






