Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Belum sepenuhnya lepas dari persoalan kelistrikan, masyarakat kembali dihadapkan pada informasi pemadaman listrik bergilir. Kali ini, PLN ULP Bintan Center merilis estimasi jadwal penyalaan listrik untuk Selasa, 13 Oktober 2026, yang mencakup sejumlah wilayah pelayanan di Bintan dan Tanjungpinang.
Informasi tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama warga yang harus menjalankan aktivitas sehari-hari dengan bergantung pada pasokan listrik, mulai dari kebutuhan rumah tangga, usaha kecil, hingga kegiatan perkantoran.
Berdasarkan pengumuman yang beredar, jadwal penyalaan listrik dibagi ke dalam beberapa rentang waktu. Sejumlah wilayah diperkirakan mulai mendapatkan pasokan listrik pada pukul 06.00–12.00 WIB dan kembali pada pukul 18.00–24.00 WIB. Sementara itu, beberapa wilayah lainnya tercantum dalam jadwal 00.00–06.00 WIB dan 12.00–18.00 WIB.
Artinya, masyarakat perlu memperhatikan jadwal sesuai wilayah masing-masing agar dapat mengantisipasi kemungkinan terganggunya aktivitas akibat perubahan pasokan listrik.
Sejumlah Wilayah Masuk dalam Jadwal
Dalam pengumuman PLN ULP Bintan Center, jadwal tersebut mencantumkan sejumlah wilayah pelayanan, di antaranya PMT Angel, PMT Niagara, PMT Detian, PMT Temburun, PMT Gulfoss, PMT Baatara, PMT Pongkar, PMT Kahiwa, PMT Yumesomite, dan PMT Resun.
Adapun cakupan wilayah layanan yang tercantum meliputi sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Tanjungpinang, Bintan, serta wilayah pelayanan lainnya yang tertera pada pengumuman.
Masyarakat diimbau untuk memeriksa kembali nama wilayah dan jadwal yang sesuai dengan lokasi masing-masing. Pasalnya, jadwal penyalaan tidak selalu sama di setiap wilayah, sehingga warga sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari daerah lain.
Aktivitas Warga Berpotensi Terganggu
Pemadaman listrik, terlebih jika berlangsung secara bergilir, dapat menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Selain mengganggu kenyamanan rumah tangga, kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas usaha, pelayanan pelanggan, penggunaan perangkat elektronik, hingga kegiatan masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik secara berkelanjutan.
Bagi pelaku usaha, kepastian jadwal menjadi hal penting untuk mengatur operasional. Sementara itu, warga di rumah diharapkan dapat menyiapkan penerangan alternatif dan memastikan perangkat elektronik terlindungi dari risiko gangguan saat listrik padam maupun kembali menyala.
PLN Ingatkan Jadwal Bisa Berubah
Dalam pengumuman tersebut, PLN juga memberikan catatan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi sistem kelistrikan. Karena itu, waktu penyalaan yang tercantum merupakan estimasi dan bukan jaminan bahwa listrik akan menyala tepat pada jam tersebut.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari PLN untuk memperoleh pembaruan terbaru mengenai kondisi pasokan listrik dan jadwal penyalaan di wilayah masing-masing.
Listrik Kembali Jadi Perhatian Masyarakat
Informasi mengenai jadwal penyalaan ini kembali menempatkan keandalan pasokan listrik sebagai perhatian penting bagi masyarakat Kepulauan Riau.
Di tengah aktivitas yang terus berjalan, masyarakat tentu berharap pasokan listrik dapat kembali normal dan stabil sehingga kegiatan sehari-hari tidak terus dibayangi ketidakpastian.
Kini, warga Bintan dan Tanjungpinang perlu lebih cermat memeriksa jadwal di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai aktivitas penting terhenti hanya karena tidak mengetahui perkiraan waktu pemadaman dan penyalaan listrik.






