Walikota Tanjungpinang Minta Dispora Dampingi Atlet PON

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat rapat koordinasi bersama KONI dan Dispora Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat rapat koordinasi bersama KONI dan Dispora Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat rapat koordinasi bersama KONI dan Dispora Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat rapat koordinasi bersama KONI, Dispora dan Atlet Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah resmi melepas atlet Tanjungpinang mewakili Provinsi Kepulauan Riau mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX 2016 di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Lis meminta agar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang turut mendampingi atlet tersebut meskipun kewenangan atlet yang mengikuti PON berada di bawah binaan Koni Tanjungpinang.

Ada 12 atlet dan 7 pelatih dari 9 cabang olahraga berbeda dilepas secara resmi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanjungpinang di Kantor Walikota, Senggarang, Kamis (15/9).

Dirinya memberikan apresiasi karena atlet telah mewakili Kepri di ajang PON XIX di Jabar. Di sisi lain, Lis menyadari banyak kendala yang dihadapi para atlet di Tanjungpinang. Salah satunya pemerintah sulit membangun komunikasi yang kongkrit ke pengurus cabang olahraga di daerah.

“Kalau ada permasalahan atlet segera diselesaikan dengan baik,” tegasnya.

 Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat foto bersama KONI, Dispora dan Atlet Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat foto bersama KONI, Dispora dan Atlet Tanjungpinang di Kantor Walikota Senggarang, Kamis (15/9).

Menurut Walikota Tanjungpinang ini, didalam olahraga urusan fungsi pemerintah menyiapkan program. Sedangkan pembinaan atlet berprestasi dari Koni, dan pembinaan olahraga kerakyatan dibina oleh Dispora.

“Insya Allah tahun depan pemko memberi perhatian terhadap kendala yang dihadapi atlet dan juga bonus untuk atlet,” janjinya.

Lis menegaskan Koni Tanjungpinang diharapkan menjadi orangtua yang baik bagi para atlet di kota ini. Meskipun kondisi saat ini Kota Tanjungpinang mengalami defisit anggaran.

“Walaupun begitu atlet Tanjungpinang mampu berprestasi. Karena defisit tak menghambat dan bukanlah alasan untuk berprestasi,” tutupnya. (Iskandar)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini