Lintaskepri.com, Batam – Warga Kota Batam dibuat heboh dengan hilangnya tulisan lampu hias “Laluan Madani” di Flyover Jalan Gajah Mada. Foto dan video kondisi tersebut ramai beredar di media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa ornamen tersebut dicuri.
Menanggapi kabar yang viral, Pemerintah Kota Batam memastikan informasi tersebut tidak benar. Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Pemko menjelaskan bahwa tulisan “Laluan Madani” sengaja diturunkan untuk menjalani proses pemeliharaan setelah mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme.
Selama proses perbaikan berlangsung, lampu hias belum dapat beroperasi secara normal. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan flyover karena masih terdapat aktivitas pemeliharaan.
Klarifikasi tersebut sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga fasilitas umum tetap berfungsi dengan baik serta mengajak masyarakat ikut merawat aset publik.
Peristiwa ini menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Kepulauan Riau pada hari ini. Warganet pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam memberikan penjelasan sehingga isu yang berkembang tidak semakin meluas.






