Batam  

Dua WNA Singapura Meninggal di Pollux Habibie Batam dalam Sepekan, Publik Soroti Aspek Keamanan Gedung

Belladina
Gedung Pollux Habibie Batam. Dok : Istimewa
Gedung Pollux Habibie Batam. Dok : Istimewa

Lintaskepri.com, Batam – Rentetan dua kasus meninggalnya warga negara asing (WNA) asal Singapura di kawasan Apartemen Pollux Habibie, Batam Centre, dalam kurun waktu kurang dari sepekan menjadi perhatian masyarakat. Peristiwa tersebut memunculkan berbagai pertanyaan terkait aspek keselamatan penghuni, sistem keamanan gedung, hingga transparansi informasi dari pihak pengelola maupun aparat berwenang.

Kasus terbaru terjadi pada Senin (8/6/2026) malam hingga Selasa (9/6/2026) dini hari. Seorang perempuan warga negara Singapura dilaporkan meninggal dunia di salah satu unit Tower 2 Bluhen, Apartemen Pollux Habibie. Proses evakuasi jenazah berlangsung sekitar pukul 00.09 WIB dan sempat menjadi perhatian penghuni serta warga sekitar.

Peristiwa ini merupakan kasus kematian kedua yang terjadi di kawasan apartemen yang sama dalam rentang waktu yang berdekatan. Sebelumnya, pada Kamis (4/6/2026), seorang WNA lanjut usia asal Singapura juga ditemukan meninggal dunia di lingkungan Pollux Habibie.

Hingga kini, penyebab pasti kedua peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Aparat masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan prosedur investigasi untuk memastikan penyebab kematian masing-masing korban.

Rangkaian kejadian tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah pihak berharap aparat penegak hukum dapat menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka agar tidak menimbulkan informasi yang simpang siur. Selain itu, perhatian juga tertuju pada penerapan standar keselamatan bangunan, sistem ventilasi, prosedur tanggap darurat, serta pengawasan keamanan di kawasan apartemen.

Pihak pengelola apartemen diharapkan dapat bekerja sama dengan aparat dalam memberikan informasi yang akurat kepada publik sekaligus memastikan seluruh fasilitas keselamatan gedung berfungsi sesuai standar. Sementara itu, masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai hasil penyelidikan kasus tersebut.  

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini