
Tanjungpinang, LintasKepri.com – Raibnya kotak amal rumah Abu Bhakti Loka karena digasak maling yang terjadi dilokasi pembakaran mayat kilometer 8 Tanjungpinang, membuat sejumlah buruh bangunan resah. Atas peristiwa tersebut, belasan buruh bangunan yang bekerja dilokasi kejadian dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian Sektor Tanjungpinang Timur.
Pengawas lapangan, Puji, saat dikonfirmasi, turut prihatin terkait peristiwa pencurian brankas kotak amal dirumah tersebut. Pasalnya belasan buruh bangunan terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat demi kepentingan proses hukum.
“Ini sangatlah mengganggu para pekerja dengan kejadian tersebut. Para pekerja harus berhenti bekerja, dan memberikan keterangan kepada penyidik polisi,” ungkapnya, Jumat (10/2).

Dirinya berharap pelaku pembobol brankas kotak amal tersebut cepat ditangkap.
“Kita berharap pelaku cepat terungkap, sehingga para pekerja ini lega. Mau tak mau memang pekerja harus memberikan keterangan kepada polisi karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada dilokasi proyek yang sedang dikerjakan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu buruh bangunan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, atas kejadian tersebut rezekinya berkurang.
“Kalau belum tahu pelakunya, nanti kita akan dimintai keterangan oleh polisi. Sementara kita mau kerja, biar dapat duit,” tegas buruh bangunan yang enggan menyebutkan namanya ini.
(Suaib)






