Lintaskepri.com, Makkah – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memperketat upaya pencarian terhadap seorang calon haji asal Indonesia yang dilaporkan hilang di Kota Makkah sejak beberapa hari terakhir.
Jamaah yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhammad Firdaus Ahlan, anggota kloter JKG 27 rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol. Hingga Rabu (20/5/2026), proses pencarian masih terus dilakukan secara menyeluruh oleh petugas gabungan.
Ketua Bidang Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi, Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat sejak laporan kehilangan diterima.
Menurutnya, pencarian dilakukan secara serius dan terstruktur dengan menyisir sejumlah titik strategis di kawasan Makkah.
“Seluruh proses pencarian masih berlangsung hingga saat ini dan dilakukan secara maksimal,” kata Ichsan dalam keterangannya di Makkah, Rabu.
PPIH disebut telah membentuk tim khusus yang diterjunkan ke sejumlah lokasi, mulai dari area hotel jamaah, jalur utama menuju Masjidil Haram, hingga kawasan sekitar tempat ibadah.
Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pengecekan ke berbagai rumah sakit di Makkah dan sekitarnya untuk memastikan keberadaan jamaah tersebut. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama aparat Kepolisian Arab Saudi guna memperluas proses pencarian.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, Muhammad Firdaus terakhir terlihat keluar dari hotel pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 09.04 waktu setempat.
Saat itu ia mengenakan pakaian koko putih, sarung hitam, dan gelang identitas haji. Kondisi lobi hotel dilaporkan sedang relatif sepi karena sebagian besar jamaah tengah bersiap melaksanakan salat Jumat.
Selain melakukan pencarian lapangan, PPIH juga memberikan pendampingan kepada keluarga jamaah, termasuk istrinya yang saat ini turut menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
PPIH mengimbau seluruh jamaah Indonesia agar tidak bepergian seorang diri selama berada di Arab Saudi, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji yang dipadati jutaan umat dari berbagai negara.
Petugas juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memunculkan kepanikan maupun hoaks di tengah proses pencarian yang masih berlangsung.
Sejauh ini, pihak PPIH memastikan akan terus memberikan perkembangan terbaru kepada keluarga dan publik hingga jamaah yang hilang berhasil ditemukan.






