Disdukcapil Natuna Salurkan KIA ke Sekolah di Bunguran Tengah

Kadisduk Natuna Ilham Kauli, Kabid Pendaftaran, Trisulo dan Kepsek SMPN 001 Bunguran Tengah, Warriyanto, saat berfoto bersama siswa-siswi penerima KIA.

Kadisduk Natuna Ilham Kauli, Kabid Pendataan dan Pendaftaran Penduduk, Trisulo dan Kepsek SMPN 001 Bunguran Tengah, Warriyanto, saat berfoto bersama siswa-siswi penerima KIA.

Natuna, LintasKepri.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Natuna, menyalurkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada siswa-siswi di beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Bunguran Tengah. Kamis (01/02/2018) siang.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Harapan Jaya, menjadi lokasi pertama pendistribusian KIA oleh Disdukcapil Natuna, yang diserahkan langsung oleh Kepala Disdukcapil, Ilham Kauli dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN 001 Harapan Jaya, Burhaji.

Tampak Kadisduk Ilham Kauli dan Kabid Pendataan dan Pendaftaran Kependudukan, Trisulo, tengah berbincang dengan Kepsek SD 001 Harapan Jaya, Burhaji.

Tampak Kadisduk Ilham Kauli dan Kabid Pendataan dan Pendaftaran Kependudukan, Trisulo, tengah berbincang dengan Kepsek SD 001 Harapan Jaya, Burhaji.

Sebanyak 217 buah KIA yang di distribusikan di SDN 001 itu, diserahkan langsung kepada 10 orang siswa-siswi berprestasi, secara simbolis.

Meski demikian, terdapat 19 orang siswa yang batal menerima KIA, lantaran tidak memenuhi persyaratan saat pendaftaran yang dilakukan oleh pihak sekolah.

“Yang 19 siswa ini syaratnya tidak lengkap, ada yang tidak memiliki akta kelahiran dan ada yang tidak memiliki KK (kartu keluarga, red) yang berdomisili di Natuna,” terang Ilham Kauli.

Kadisduk Natuna, Ilham Kauli, saat menyerahkan KIA secara simbolis.

Kadisduk Natuna, Ilham Kauli, saat menyerahkan KIA secara simbolis.

Karna kata Ilham Kauli, calon siswa penerima KIA, wajib memiliki akta kelahiran dan harus sudah berdomisili di Natuna, dengan adanya KK sebagai buktinya.

“Karena kita pakai azas somisili. Tapi tidak apa-apa, nanti akan kita bantu memfasilitasi untuk mengurus kekurangannya itu. Sebenarnya pindah KK itu bukan urusan kita, tapi urusan warga yang bersangkutan, tapi nanti tetap kita bantu,” ungkapnya.

Usai menyerahkan di SDN 001 Harapan Jaya, Disdukcapil juga menyerahkan langsung KIA ini ke SMPN 001 Bunguran Tengah, yang diterima langsung oleh Kepala Sekolahnya, Warriyanto.

Di sekolah ini, juga diserahkan secara simbolis kepada siswa-siswi berprestasi.

Foto bersama Kepsek SDN 001 Harapan Jaya, Burhaji dan siswa-siswi penerima KIA.

Foto bersama Kepsek SDN 001 Harapan Jaya, Burhaji dan siswa-siswi penerima KIA.

Dari 204 siswa-siswi yang didaftarkan oleh pihak SMPN 001 Bunguran Tengah, terdapat 7 buah KIA yang dikembalikan, lantaran 4 anak sudah wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau sudah berusia diatas 17 tahun, 2 orang tidak memiliki akta kelahiran dan 1 orang lainnya tidak memiliki KK.

Kenapa diserahkan langsung ke masing-masing sekokah, Ilham Kauli menjelaskan, bahwa pihaknya ingin melakukan pendekatan langsung kesekolah, dengan pola jebol (jemput bola), yang menjadi salah satu program andalan Disdukcapil Natuna, dalam rangka meningkatkan pelayanan atas kepemilikan akta kelahiran, identitas diri dan dokumen kependudukan lainnya, yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Ilham Kauli menerangkan penggunaan KIA kepada siswa-siswi SDN 001 Harapan Jaya.

Ilham Kauli menerangkan penggunaan KIA kepada siswa-siswi SDN 001 Harapan Jaya.

“Sementara untuk dua sekolah ini dulu, nanti yang lainnya menyusul dan akan kita antar ke masing-masing sekolah, dengan cara jemput bola atau jebol. Saat ini kita terus melakukan penerbitan KIA secara masal, disamping harus tetap melayani penerbitan dokumen lainnya bagi masyarakat,” terang Ilham Kauli, usai menyerahkan KIA secara simbolis.

Mantan Kadistamben Natuna itu menambahkan, bahwa KIA ini memiliki barcode yang tidak bisa dipalsukan oleh siapapun. Dan bagi mereka yang telah memiliki KIA, akan mendapat kemudahan dalam memperoleh layanan publik, salah satunya sudah bisa membuka tabungan pribadi di sebuah Bank, meski usianya masih dibawah umur.

“KIA inipun bahan blankonya lebih bagus dan lebih berkwalitas, bila dibandingkan dengan KTP,” tutup Ilham Kauli.

Turut mendampingi Kadisdukcapil menyerahkan KIA, Kepala Bidang (Kabid) Pendataan dan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Natuna, Trisulo Varianto.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top