Wako Lis Tinjau Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha, Pastikan Harga Stabil dan Petani Untung

Lintaskepricom
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meninjau pelaksanaan Bazar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Foto: Prokompim Tanjungpinang.

Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meninjau pelaksanaan Bazar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H di Gerai Pangan Hang Lekir, Sabtu (31/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Lis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, serta menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

“Gerakan pangan murah ini bukan hanya wujud perhatian pemerintah terhadap daya beli masyarakat, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang langsung bagi kelompok tani untuk menjual hasil panennya tanpa perantara,” ujar Lis.

Lis menilai, GPM menciptakan sinergi antara petani dan konsumen dalam pola ekonomi gotong-royong yang saling menguntungkan.

Petani memperoleh harga jual yang lebih adil, sementara konsumen mendapat harga beli yang lebih murah dan stabil.

“Ini adalah mekanisme yang sehat bagi sistem distribusi pangan lokal. Petani mendapat insentif yang layak, dan masyarakat terbantu di tengah tekanan ekonomi, apalagi menjelang hari besar keagamaan,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemko Tanjungpinang juga membagikan sekitar 300 kupon belanja kepada masyarakat yang hadir.

Kupon ini dapat digunakan untuk berbelanja di gerai pangan dan berasal dari kolaborasi antar Perangkat Daerah.

“Meskipun bentuknya sederhana, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama antar instansi yang ingin meringankan beban belanja warga, terutama menjelang Iduladha,” terang Lis.

Selain memantau pelaksanaan bazar, Lis juga menggelar diskusi langsung dengan kelompok tani.

Topik yang dibahas mencakup peningkatan kapasitas petani, akses terhadap sarana produksi seperti pupuk, benih, dan alat pertanian, hingga pembiayaan usaha tani.

Di akhir kunjungan, Lis berharap program Gerakan Pangan Murah ini bisa terus digelar secara berkala sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani.

“Kami ingin program ini menjadi solusi nyata yang terus berjalan, tidak hanya saat hari besar. Ini juga bagian dari komitmen untuk membangun ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini