Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Sejumlah warga mengeluhkan lonjakan tagihan air yang dinilai tidak wajar dalam beberapa waktu terakhir. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah salah satu akun komunitas lokal membagikan pengalaman warga terkait kenaikan biaya air yang signifikan.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa banyak masyarakat mengalami hal serupa, yakni kenaikan tagihan air yang dianggap di luar batas normal. Bahkan, terdapat laporan dari warga yang menyebut tagihan airnya meningkat drastis hingga ratusan ribu rupiah, jauh di atas pemakaian biasanya.
Salah satu warga mengungkapkan bahwa tagihan air bulan Maret mencapai Rp750 ribu, padahal sebelumnya hanya sekitar Rp100 ribu per bulan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan air di rumahnya tergolong minim, hanya untuk kebutuhan dasar seperti mandi dan keperluan sehari-hari, sementara cucian dilakukan di jasa laundry.
Keluhan serupa juga muncul dari warga lain di kolom komentar. Beberapa di antaranya menyatakan mengalami kenaikan tagihan secara tiba-tiba, bahkan ada yang mengaku tagihan mencapai angka jutaan rupiah. Kondisi ini memicu keresahan dan pertanyaan di tengah masyarakat terkait transparansi perhitungan pemakaian air.
Warga berharap pihak terkait, khususnya PDAM Tirta Kepri, dapat segera memberikan penjelasan dan solusi atas permasalahan ini. Mereka juga meminta adanya saluran pengaduan yang jelas agar keluhan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Hingga saat ini, masyarakat menunggu klarifikasi resmi dari pihak PDAM terkait penyebab lonjakan tagihan tersebut, serta langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan persoalan yang dinilai sudah meresahkan banyak pelanggan.(bla)






