Rotasi 97 Pejabat, Bupati Natuna Minta Pejabatnya Tidak Cengeng

Bupati Hamid Rizal saat membacakan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Bupati Hamid Rizal saat membacakan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Natuna, LintasKepri.com – Bupati Natuna H. Abdul Hamid Rizal, kembali melakukan resufle atau rotasi terhadap para pejabat pembantunya, dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Natuna.

Sebanyak 97 pejabat dari golongan Esselon ll, lll dan IV tersebut, dilantik langsung oleh Bupati Natuna, dengan disaksikan oleh Wakil Bupati Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Wan Siswandi, beberapa pimpinan OPD, FKPD dan Ketua DPRD Natuna Yusripandi serta Wakil Ketua ll DPRD Daeng Amhar.

Pelantikan ini dilakukan di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai, pada Rabu (24/01/2018) siang.

Bupati saat menyematkan tanda plakat jabatan kepada para Camat yang dilantik.

Bupati saat menyematkan tanda plakat jabatan kepada para Camat yang dilantik.

Dalam arahannya Hamid Rizal mengatakan, bagi seluruh pejabat yang telah dilantik, harus siap ditempatkan dimana saja dan tidak boleh minder. Karena kata dia, seorang pejabat aparatur sipil negara (ASN) sudah berjanji dan bersumpah saat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), untuk siap ditugaskan dimanapun.

“Waktu masih jadi CPNS dulu kan anda sudah menandatangani kesepakatan, bahwa siap untuk ditugaskan dimanapun. Jadi sekarang harus siap, itu tandanya anda komitmen dengan apa yang anda tandatangani dulu,” kata Hamid Rizal.

Hamid mengatakan, seorang pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan pembantu seorang Kepala Daerah, setingkat Bupati, yang berada dibawah komando Sekretaris Daerah (Sekda). Sehingga harus siap menerima perintah dan menguasai tugasnya, sebagai perangkat daerah.

“Saya mau pejabat saya harus tangguh, jangan cengeng. Harus siap ditugaskan dimana saja dan harus tanggungjawab atas tugasnya. Ini baru pindah antar dinas saja udah takut, yah berarti dia nggak siap,” katanya.

Para pimpinan lembaga Eksekutif dan Legislatif saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Para pimpinan lembaga Eksekutif dan Legislatif saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ia juga meminta kepada seluruh pejabat atau pegawainya, baik yang sudah berstatus PNS maupun PTT, harus bekerja dengan proporsional dan profesional sesuai tupoksinya masing-masing.

Dari 97 pejabat yang dilantik, 57 orang sebagai pejabat pengawas, 34 orang sebagai pejabat administrator dan 6 orang lainnya sebagai jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).

Laporan : Erwin Prasetio.

Baca juga :

Top