Lintaskepri.com, Batam – Angin kencang yang diduga merupakan puting beliung menerjang kawasan industri PT VME Process di Jalan Tamalatea, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut memicu kepanikan para pekerja setelah pusaran angin menerbangkan sejumlah material ringan dan merusak atap shelter di area proyek.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan langit di sekitar kawasan industri mendadak menggelap sebelum angin berembus sangat kencang. Beberapa lembar seng dan atap berbahan spandek tampak beterbangan, sementara para pekerja yang berada di bawah shelter berlarian menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah kerusakan maupun adanya korban akibat kejadian tersebut. Pihak perusahaan dan instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak angin kencang yang melanda kawasan industri Batu Ampar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pelaku industri di Batam untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Saat terjadi hujan yang disertai angin kencang, masyarakat diimbau menghindari bangunan atau material yang berpotensi roboh serta terus memantau informasi cuaca dari BMKG.






