Dandim 0318/Natuna Kunker ke Kota Apung Sedanau, Ini Yang Dilakukan

Rombongan Dandim saat tiba di Sedanau.

Rombongan Dandim saat tiba di Sedanau.

Natuna, LintasKepri.com – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0318/Natuna, Letkol Inf. Yusuf Rizal, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat. Jum’at (02/02/2018) pagi.

Kedatangan Dandim beserta rombongan di Sedanau, disambut hangat oleh Danramil 03 Sedanau, Kapten (Arh) Bambang Hendratno, Camat Bunguran Barat, Bukhary, beberapa Babinsa, Lurah Sedanau, Mukrizal serta salah seorang pengusaha besar di Natuna, Nato, di pelabuhan Posal Sedanau.

Dalam kunjungannya yang didampingi langsung oleh Pasinteldim Kapten Inf. Narta dan Babinsa Binjai, Serda A. Tanjung tersebut, Dandim melakukan peninjauan langsung ke Koramil 03 Sedanau.

Tiba di Makoramil 03 Sedanau, Yusuf Rizal langsung memberikan arahan kepada seluruh prajurit yang bertugas di wilayah binaan Koramil 03 Sedanau.

Dandim 0318/Natuna foto bersama Danramil dan Babinsa diwilayah binaan Koramil 03 Sedanau.

Dandim 0318/Natuna foto bersama Danramil dan Babinsa diwilayah binaan Koramil 03 Sedanau.

Dandim juga menyempatkan diri untuk meninjau perumahan prajurit, yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“Perumahan prajurit ini dibangun dari tahun 1976 dan belum pernah direnovasi, hanya pemeliharaan ringan berupa pengecatan ulang saja,” ujar Yusuf Rizal.

Ia berharap perumahan yang masih terbuat dari kayu tersebut, kedepan bisa dibangun secara permanen. Sehingga tidak rawan terhadap kebakaran. Namun berhubung anggaran yang tersedia cukup minim, tahun ini diperkirakan hanya berupa pemeliharaan ringan saja.

“Saya juga sudah perintahkan Danramil untuk buat parit disekitar perumahan prajurit, agar tidak banjir saat hujan,” katanya.

Selain faktor rumah yang memprihatinkan, di Kelurahan Sedanau juga sering terjadi kekeringan air bersih. Sehingga para personel yang ada harus rela membeli air bersih kepada warga setempat, seharga Rp 1000 per 35 liter, saat musim kemarau tiba.

Yusuf Rizal juga memerintahkan jajaran Koramil 03 Sedanau, agar menjaga dan mengawasi setiap aktifitas bongkar muat kapal negara asing, seperti bongkar muat ikan hidup yang dilakukan oleh kapal dari negara Hongkong, di sekitar perairan Sedanau. Sebab kata Yusuf, tidak menutup kemungkinan kapal-kapal ini membawa hal negatif yang tidak diinginkan bersama.

“Pengaruh negatif tersebut bisa saja narkoba, minuman keras (miras) dan hal negatif lainnya. Makanya saya tekankan, tetap jaga keamanan dan kedaulatan NKRI,” tegas Yusuf Rizal.

Yusuf juga mengatakan, bahwa pihaknya dari TNI AD juga masih kekurangan personel. Pasalnya, dari seluruh anggota yang ada, hanya sekitar 59 persen dari kebutuhan yang ada.

“Contohnya di Koramil 03 Sedanau ini, hanya ada 30 personel TNI AD, dengan membawahi 5 Kecamatan, 27 Desa dan 1 Kelurahan. Babinsanya hanya 22 orang, berarti ada Babinsa yang membina 2 Desa sekaligus,” tuturnya.

Dari 5 Kecamatan tersebut, diantaranya adalah Kecamatan Bunguran Barat, Bunguran Batubi, Bunguran Utara, Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat.

Dandim beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk melaksanakan sholat jum’at berjamaah, di Masjid Besar An-Nur Sedanau, sebelum dilanjutkan dengan silahturahmi ke Mapolsek Bunguran Barat.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top