Pemko Tpi

Warga Sumut Ini Dideportasi Walau Bagian Tubuh Patah Tiga

Mulyadi TKI-B asal Tanjungbalai Asahan, Sumatra Utara dideportasi dalam kondisi patah tulang di tiga bagian ditubuhnya, (15/10)
Mulyadi TKI-B asal Tanjungbalai Asahan, Sumatra Utara dideportasi dalam kondisi patah tulang di tiga bagian ditubuhnya, (15/10)

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Seorang Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI-B) Mulyadi asal Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara (Sumut) dideportasi dalam kondisi patah tulang di tiga bagian tubuhnya yakni lengan, tangan dan kaki bagian kiri, saat  di pulangkan dari Malaysia.

Mulyadi dipulangkan bersama 380 orang TKI-B lainnya, terdiri dari 283 laki-laki, 93 perempuan, 2 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Melalui pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, menggunakan kapal ferry Telaga Express, Kamis (15/10) sekitar pukul 19.00 WIB.

Syamsul rekan Mulyadi menjelaskan, Mulyadi kerja di  Malaysia sudah 1 tahun lebih sebagai buruh bangunan dengan  upah harian.

Patahnya ditiga bagian tubuh Mulyadi, tambah Syamsul, dikarenakan jatuh dari bangunan saat kerja didaerah Serayang, Malaysia.”Saat itu Mulyadi tengah kerja sendiri. Pengobatan biaya ditanggung sendiri,” ungkapnya .

Sementara itu, hal berbeda diutarakan oleh Mulyadi selaku korban. Ia membantah keras bahwa penyebab patahnya di tiga bagian tubuhnya dikarenakan kecelakaan saat kerja.

“Bukan murni kecelakaan. Saat itu saya ketakutan karena dikejar Polis Diraja Malaysia tanpa alasan yang jelas,” tutur Mulyadi.

Ia menyebut bahwasanya gaji dibayar perhari sesuai kerja. Setelah mengalami insiden ini, Mulyadi tak ingin lagi bekerja sebagai TKI di negeri jiran Malaysia.(Syah)