Lintaskepri.com, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Pawai Takbir Idulfitri 1446 Hijriah/2025.
Acara penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (28/5/2025).
Sebanyak 10 pemenang dari berbagai kategori, mulai dari Juara I hingga Harapan VII, hadir menerima hadiah secara simbolis dari Wali Kota.
Lomba Pawai Takbir menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Idulfitri di Kota Tanjungpinang.
Ajang ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana pelestarian tradisi dan budaya keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Wali Kota Lis Darmansyah mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh peserta serta panitia yang telah menyukseskan lomba tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari identitas religius dan budaya masyarakat Tanjungpinang.
“Selamat kepada para pemenang. Ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat kebersamaan. Mari kita terus jaga semangat ini untuk memperkuat nilai religius dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Lis.
Ia juga menegaskan bahwa tradisi semacam ini harus tetap dilestarikan di tengah tantangan modernisasi.
“Pawai Takbir adalah kekayaan spiritual dan sosial yang harus terus hidup. Pemerintah Kota akan memastikan kegiatan ini tetap digelar setiap tahun dengan dukungan semua pihak,” tegasnya.
Lis berharap hadiah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara positif dan bermanfaat bagi para pemenang.
Menindaklanjuti arahan Wali Kota, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Yenni Haryantie, menyatakan bahwa seluruh proses administratif penyerahan hadiah akan dituntaskan hari itu juga.
“Kami sudah siapkan seluruh dokumen dan teknis penyalurannya. InsyaAllah, semuanya selesai hari ini,” ujar Yenni.
Ia juga menjelaskan bahwa penilaian lomba dilakukan secara objektif dan melibatkan juri dari berbagai unsur, seperti tokoh agama, tokoh budaya, dan perwakilan masyarakat.
“Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap tradisi takbiran tetap terjaga,” tambahnya.(*)






