
NATUNA , Lintaskepri.com – Pada tahun 2023 ini seluruh desa di kabupaten Natuna akan menerima anggaran sebesar Rp 100 milyar lebih.
Anggaran tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 51 milyar dan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp 61 milyar.
Hal ini disampaikan Bupati Natuna Wan Siswandi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kabupaten Natuna, di Gedung Wanita, Selasa 6 Juni 2023.
Mengingat besarnya angaran dikucurkan pemerintah untuk desa, Bupati meminta para kepala desa agar dapat mengelola anggaran sesuai aturan.
Selain tertib administrasi keuangan, hal ini juga dapat mencegah aparatur desa dari masalah hukum.
“Harus hati-hati dalam penyusunan dan penyelenggaraan anggaran, serta jangan membuat kegiatan fiktif,” sebut orang nomor satu Natuna itu.
Pada kesempatan itu, Siswandi juga meminta kepala desa untuk memperbanyak bersyukur agar mendapatkan nikmat yang baik.
“Kalau bicara anggaran pemerintah perlu ada beberapa persoalan yang perlu dibenahi,” jelas Siswandi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Anrizal Zen, mengatakan, desa merupakan ujung tombak pemerintah pusat, Provinsi, hingga Kabupaten, menjalankan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat.
“Saya harap setiap tahun desa mengevaluasi setiap kegiatan yang dilaksanakan agar desa di Natuna menjadi desa mandiri,” ujarnya.
Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepala desa dalam penyelenggaraan desa, meningkatkan pengetahuan desa bebas korupsi, serta memberi pengetahuan pengembangan dan kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan ini mendatangkan 5 narasumber, dari Bappeda, BPKAD, Inspektorat, DPMD, dan Tenaga Ahli Kementerian Desa.
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Khaidir, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, dan Kades se-Kabupaten Natuna.(Herry)






