Sebelum Berjualan di Area MTQ Kepri, Pedagang Harus Rapid Test

LPP Gurindam web
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Arif Fadillah.

Kepri, LintasKepri.com – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang pada 19-24 September mendatang, Pemprov Kepri akan melaksanakan rapid test untuk pedagang kaki lima yang ingin berjualan di area astaka.

“Pedagang kaki lima juga akan kita rapid test. Nanti kita akan bangun posko rapid test di gedung daerah,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Arif Fadillah, Selasa (8/9).

Selain untuk pedagang kaki lima, Pemprov Kepri juga akan melaksanakan rapid test untuk para kafilah, dewan juri, serta official tim masing-masing daerah peserta MTQ Kepri.

“Kalau untuk kafilah dan yang terlibat di MTQ juga rapid test di gedung daerah. Kita juga sediakan alat itu di hotel tempat mereka menginap,” tuturnya.

Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang berada di kawasan tepi laut Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Untuk peserta yang berasal dari zona merah dan hitam, sambung Arif, akan dilakukan pemeriksaan dengan cara Polymerase Chain Reaction (PCR) portable.

Pemprov Kepri juga akan membeli alat PCR portable. Dengan alat ini hasil test PCR akan keluar dalam jangka waktu 45 menit.

“Kita akan letak alat ini di dua daerah yaitu Tanjungpinang dan Batam. Untuk tracing di daerah yang sedang tinggi kasusnya,” tutur Arif.

Pada saat pelaksanaan MTQ, dia meminta agar masyarakat jangan datang ke lokasi. Tujuannya agar menghindari kerumunan massa.

“Masyarakat bisa lihat di TV lokal. Kita akan live streaming,” pungkas Arif.

(san)