Lintaskepri.com, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Penyaluran air bersih menyasar masyarakat di empat RT, RW.006, Kampung Bina Desa, Km. 17, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Di sana, setidaknya terdapat 400 KK (Kepala Keluarga) dengan total lebih dari 800 jiwa. Secara keseluruhan, masyarakat Bina Desa mengalami dampak kekeringan akibat kemarau yang melanda satu bulan belakangan. Penyaluran ini pun merupakan yang ketiga kalinya, dan akan terus dilakukan secara berkala kemarau berakhir.
Ketua PMI Bintan Hafizha Rahmadhani yang turut meninjau di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya penanganan dampak kekeringan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih disalurkan menggunakan armada tangki air guna memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan warga terpenuhi.
“Untuk Kampung Bina Desa Km. 17, penyaluran air bersih akan kami lanjutkan apabila kemarau masih berlanjut. Jadi setiap penyaluran biasa di-spare untuk 2 sampai 3 hari. Nah, untuk wilayah lain, PMI bersama BPBD menunggu laporan dari masyarakat maupun Pemerintah setempat, Camat, Lurah, Kades, dan RT/RW. Apabila kesulitan air bersih, segera laporkan dan kami siap merespons dengan cepat,” ujarnya.
Hafizha menambahkan, PMI Bintan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan lintas sektor unuk memastikan kondisi terkini di tengah musim kemarau yang cukup berkepanjangan. Ia juga meminta kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesehatan dan selalu mengutamakan keselamatan.
“Kita terus berkolaborasi dengan lintas sektor, belum lagi terkait karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dan lain-lain. Doa kita bersama, seluruh personel baik dari PMI maupun yang lain, senantiasa sehat dan selamat dalam setiap tugas. Kita juga berdoa semoga kondisi ini segera berakhir dan semuanya bisa kembali normal” jelas Hafizha menambahkan.
Di sela peninjauan, Ketua PMI Bintan juga sempat berdialog dengan warga guna menyerap aspirasi secara langsung terkait kondisi di lapangan. Warga setempat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Bintan dan PMI menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam penanggulangan bencana dan penanganan dampak kekeringan demi menjaga keselamatan, keberlangsungan serta kesejahteraan masyarakat.(*)






