Lintaskepri.com, Batam – Konflik yang terjadi di Pulau Setokok, Kota Batam, kembali menjadi perhatian publik setelah insiden bentrokan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Perkembangan kasus tersebut masih menjadi sorotan masyarakat. Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan penanganan perkara dilakukan melalui proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang terjadi di Pulau Setokok.
Sebelumnya, bentrokan dua kelompok di kawasan tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia. Polisi juga telah menetapkan sejumlah tersangka dan masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang akan dimintai pertanggungjawaban berdasarkan hasil penyelidikan.
Pada Jumat (18/9/2026), Polda Kepri kembali menegaskan bahwa proses hukum terhadap konflik Setokok akan terus dilakukan. Polisi juga menerima laporan dugaan pengeroyokan dari tiga korban yang mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.
Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Batam. Kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi serta menyerahkan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.
Masyarakat kini menunggu perkembangan penyelidikan berikutnya, termasuk kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam kasus yang telah menelan korban jiwa tersebut.






