Kepri  

Jaringan Internet Jadi Kendala Program Digitalisasi Desa di 19 Desa di Natuna

Ilustrasi pemancar jaringan internet.
Ilustrasi pemancar jaringan internet.

Natuna, LintasKepri.com – Pemerintah melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) menegaskan program digitalisasi desa masih terus digenjot realisasinya.

Dimana Mendes PDTT telah menetapkan salah satu program prioritas tahun 2021 adalah digitalisasi desa yang berfokus pada internet desa. Pada tahun 2021 ini, ada sekitar 6.000 desa bakal miliki akses internet. Dimana daerah yang difokuskan adalah daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T).

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Anrizal Zen, ST mengatakan desa-desa yang ada di Natuna juga masuk dalam program tersebut.

“Memang desa-desa yang berada di Kabupaten Natuna, masuk dalam program tersebut, mengingat wilayah kita berada di daerah 3T,” ungkap Anrizal saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (01/11/2021) pagi.

Anrizal menyebutkan dengan adanya program digitalisasi desa ini, nantinya akan memberikan dampak yang begitu besar dalam menunjang kinerja pemerintah desa.

“Tentu dengan program ini pemerintah desa akan lebih mudah, cepat, singkat dan praktis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” sebutnya.

Kata Anrizal dengan berkembanganya teknologi saat ini, sudah selayaknya pemerintah desa mempunyai terobosan agar tercapainya kecepatan dan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lanjut Anrizal, untuk menyelaraskan program tersebut tentu harus diimbangi dengan ketersediaan jaringan internet di tiap-tiap desa yang ada. Dimana saat ini dari 70 desa yang ada di Natuna, sebanyak 19 desa masih memiliki kendala terhadap jaringan internet.

“Memang saat ini dari 70 desa di Natuna, sebanyak 19 desa masih memiliki kendala terhadap jaringan internetnya. Dan ini menjadi perhatian bagi kita semua agar program tersebut dapat kita terapkan dengan lancar,” jelas Anrizal.

Terhadap program tersebut, tambah Anrizal pihaknya saat ini terus mensosialisasikan kepada pemerintah desa yang ada, agar nantinya penerapan program digitalisasi desa bisa berjalan dengan maksimal.

Sebagai kepala dinas, Anrizal berharap pemerintah desa nantinya bisa menggunakan serta mengikut program tersebut agar terwujudnya kinerja yang mudah, cepat dan praktis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Simak Berita Terbaru Langsung di Ponselmu! Bergabunglah dengan Channel WhatsApp Lintaskepri.com disini