Lintaskepri.com, Anambas – Kabar menggembirakan datang dari seorang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Setelah enam hari dinyatakan hilang di laut, nelayan bernama Bachtiar (61) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Malaysia.
Bachtiar merupakan warga Desa Genting Pulur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia sebelumnya berangkat melaut pada Sabtu (10/10/2026), namun tak kunjung kembali hingga keberadaannya dilaporkan hilang.
Selama enam hari, sejak 10 hingga 15 Oktober 2026, nasib Bachtiar menjadi tanda tanya. Kapal pompong yang digunakannya untuk mencari nafkah dilaporkan kehabisan bahan bakar, sehingga ia terombang-ambing di tengah laut dan terbawa arus hingga memasuki perairan Malaysia.
Ditemukan Kapal Pemancing Malaysia
Setelah berhari-hari bertahan di tengah laut, harapan Bachtiar untuk kembali pulang akhirnya terwujud.
Pada Kamis (15/10/2026), Bachtiar ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal pemancing asal Malaysia.
Penemuan tersebut menjadi momen yang melegakan, mengingat lamanya waktu yang dihabiskan Bachtiar di laut tanpa kepastian pertolongan.
Setelah ditemukan, proses penyelamatan dan koordinasi dengan otoritas kedua negara dilakukan untuk memastikan kepulangannya ke Indonesia.
Bachtiar akhirnya berhasil dipulangkan ke Tanah Air pada Sabtu (17/10/2026).
Jadi Pengingat Risiko Melaut
Peristiwa yang dialami Bachtiar menjadi pengingat bagi para nelayan mengenai risiko yang dapat terjadi saat melaut, terutama ketika menghadapi keterbatasan bahan bakar dan kondisi perairan yang tidak menentu.
Ketersediaan bahan bakar, alat komunikasi, perlengkapan keselamatan, serta pemberitahuan kepada keluarga mengenai rute dan perkiraan waktu kembali merupakan hal penting sebelum berangkat melaut.
Kisah Bachtiar yang berhasil ditemukan selamat setelah enam hari terombang-ambing di laut pun menjadi kabar penuh kelegaan bagi keluarga dan masyarakat Kepulauan Anambas.






