
Natuna, LintasKepri.com – Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna, Ahmad Lianda, mengatakan sebanyak 15,5 ton minyak goreng curah tiba di Pelabuhan Penagi, Kecamatan Bunguran Timur.
“Sebanyak 15,5 ton tiba di Pelabuhan Penagi, menggunakan kapal kargo KM Buana Indah melalui Toko Sinar Jaya,” kata Ahmad, Selasa (07/06/2022) kemarin.
Menurutnya, minyak goreng ini akan didistribusikan kepada masyarakat melalui pedagang.
Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan mengatakan, dengan masuknya minyak goreng bersubsidi ini tentunya sangat disambut baik oleh warga terutama bagi yang menggeluti usaha rumahan seperti gorengan,keripik singkong dan lain-lain.
“Saya berharap pada pedagang eceran tidak perlu membeli atau memborong terlalu banyak, jangan dikesankan minyak goreng ini langka,” kata Hamid.
Ia pun meminta kepada penyalur agar minyak goreng dijual ke pedagang eceran pada tahap awal paling banyak 2 jerigen.
“Saya minta kepada penyalur di tahap awal ini, cukup menjual 2 gerigen ke pengecer. Nanti kalau sudah habis baru beli lagi,” imbuhnya.
Agar kebutuhan minyak goreng bagi warga Ranai terpenuhi, Camat Hamid juga meminta kepada pedagang eceran tidak main-main dengan harga.
“Sebab, untuk wilayah Kecamatan Bunguran Timur telah disepakati harga minyak goreng curah perliternya Rp 15 ribu. Kecuali Desa Batu Gajah itu harganya Rp 15,500 per liter,” kata Hamid.
ia pun memastikan agar tidak ada permainan harga, dirinya akan turun ke lapangan untuk cek harga minyak goreng curah.
“Yakinlah saya akan turun cek sampai ke toko kecil di pelosok kampung. kalau ketahuan menjual di luar ketentuan maka agen atau penyalur tidak kita perbolehkan lagi menjual ke pedagang eceran yang nakal itu,” pungkasnya. (Erwin)






