Pemko Tpi

Warga Sorot Pemkot Tanjungpinang Soal Data Banjir dan Longsor

Banjir yang terjadi di Tanjungpinang beberapa hari kemarin.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Warga menyoroti sikap Pemerintah Kota Tanjungpinang yang hingga kini belum merilis data korban dan rumah yang ambruk akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Jumat (1/1/2021) hingga Sabtu (2/1/2021) kemarin.

Baginda Sinaga, warga Jalan Lembah Merpati, menuturkan, saat ini masyarakat Tanjungpinang menunggu data jumlah korban dan kerusakan rumah yang terkena bencana.

“Kita bingung ya, sampai sekarang tidak ada rilis data terkait jumlah korban dan kerusakan rumah yang terkena dampak akibat banjir dan longsor,” ujar Baginda kepada lintaskepri.com, Senin (4/1/2021).

Dia menegaskan, seharusnya begitu ada bencana, Pemkot Tanjungpinang harus sigap dan mulai mendata masyarakat yang menjadi korban.

“Sampai saat ini saja kita tidak tahu apakah ada korban meninggal, korban yang dirawat dirumah sakit, hingga jumlah kerusakan rumah warga saja kita tidak tahu seperti ada yang ditutup-tutupi,” tegas Baginda.

Ia mengingatkan agar Pemkot Tanjungpinang terbuka kepada masyarakat agar jangan sampai ada keresahan.

“Harus terbuka. Kalau ada masalah, ayo kita sama-sama bantu. Tapi kan saat ini data saja belum ada. Macam mana kita mau bantu. Pemetaan wilayah yang terkena dampak berat pun tidak ada. Tolonglah segera publikasikan ke publik terkait data itu. Jangan buat masyarakat resah,” pinta Baginda.

Sementara itu, nomor ponsel Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Deddy Yusja, tidak aktif ketika dihubungi LintasKepri.

Kemudian, saat LintasKepri mencoba mengonfirmasi ke Sekretaris BPBD Tanjungpinang, Andika melalui pesan WhatsApp yang dilayangkan belum digubris.

Seperti diketahui, akibat banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, Kota Tanjungpinang terkepung air. Bahkan, sejumlah rumah warga ambruk dikarenakan tanah longsor.

(san)