Natuna  

Wan Aris Apresiasi Bupati Jemput Aspirasi Masyarakat di Musrenbang Kecamatan

Bupati Natuna saat mengunjungi Pulau Sedanau, untuk mengikuti Musrenbang tingkat Kecamatan Pulau Tiga.
Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar.

Natuna, LintasKepri.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, melalui tingkat Kecamatan, mulai melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2023 secara bergiliran.

Uniknya pada pelaksanaan Musrenbang di tingkat Kecamatan kali ini, Bupati Natuna, Wan Siswandi, selalu menghadiri pembukaan Musrenbang yang dilaksanakan di masing-masing Pemerintah tingkat Kecamatan.

Wan Aris tampak sedang mengikuti Musrenbang ditingkat Kecamatan Bunguran Barat.

Langkah itupun lantas mendapat apresiasi positif dari Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Wan Arismunandar. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu perhatian khusus dari seorang kepala daerah kepada masyarakatnya yang berada ditingkat Desa dan Kecamatan.

“Saya merasa ada sebuah perubahan dan semangat baru dari Bupati, yang mana beliau menghadiri dan mendengarkan langsung aspirasinya dari bawah dan ikut membahas langsung dalam Musrenbang ditingkat Kecamatan,” ujar Wan Aris, Jum’at (11/02/2022) pagi.

Kata dia, sebelumnya Bupati hanya menghadiri Musrenbang di tingkat Kabupaten. Smentara untuk tingkat Kecamatan, biasanya hanya perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun anggota DPRD Natuna dari Daerah Pemilihan (Dapil) nya masing-masing.

Bupati Natuna saat mengunjungi Pulau Tiga, untuk mengikuti Musrenbang tingkat Kecamatan Pulau Tiga tahun anggaran 2023.

“Terus terang saya belum pernah bersama-sama Bupati untuk turun ke Kecamatan, kita hanya ketemu di Musrenbang tingkat Kabupaten,” tutur Wan Aris.

Politisi Partai Nasdem itu berharap, Bupati dapat menghadiri setiap pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan di setiap Kecamatan yang ada di daerah ujung utara NKRI ini. Dengan begitu, seorang kepala daerah bisa mendengarkan langsung keluhan dan usulan dari masyarakat, yang disampaikan melalui Kepala Desa, Lurah, Camat, maupun perwakilan masyarakat lainnya.

“Saya rasa beliau (Bupati, red) ingin mendapatkan informasi itu dari awal, sehingga beliau bisa menyatukan pokok-pokok pikiran itu dengan pikiran beliau, dan selanjutnya diimplementasikan melalui OPD yang ada,” pungkasnya. (Erwin)