Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Terpilih Sampaikan Visi Misi di Paripurna

Walikota Tanjungpinang Syahrul saat menyampaikan Pidato Visi Misi pada Rapat Paripurna Istimewa, Rabu (26/9) di Kantor DPRD Tanjungpinang Kepulauan Riau.
Walikota Tanjungpinang Syahrul Saat Menyampaikan Pidato Visi Misi Pada Rapat Paripurna Istimewa, Rabu (26/9), di Kantor DPRD Tanjungpinang Kepulauan Riau.

 

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang terpilih periode 2018-2023, Syahrul-Rahma, menyampaikan Pidato Visi Misi pada Rapat Paripurna Istimewa, Rabu (26/9) di Kantor DPRD Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang telah menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Pidato Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang masa jabatan 2018- 2023.

“Visi dan Misi penyampaian pidato Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang masa jabatan 2018-2023 sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” kata Suparno.

Walikota Tanjungpinang Syahrul, dalam sambutan visi dan misinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang yang telah mempercayainya untuk memimpin kota ini.

Visi dan misi ini merupakan konsep RPJM dan RPJDP jangka panjang Tanjungpinang. Adapun visinya yaitu Tanjungpinang sebagai kota yang maju, berbudaya dan sejahtera dalam harmoni, kebhinnekaan masyarakat madani memujudkan Kota Tanjungpinang.

img-20180926-wa0099Sedangkan misi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang agamis, berbudaya, berwawasan kebangsaan dan berdaya saing global.

Meningkatkan pengembangan pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif. Mengembangkan dan melestarikan khasanah budaya lokal dan nusantara untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, bertoleransi dan kebhinnekaan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang profesional, berwibawa, amanah, transparan dan akuntabel didukung dengan struktur birokrasi yang berintegritas dan kompeten.

Dan terakhir, kata Syahrul, melanjutkan pembangunan yang adil dan merata serta menciptakan iklim investasi dan usaha kondusif berwawasan lingkungan dan sistem pengupahan berkeadilan.

(Iskandar)