Pemko Tpi

Wali Kota Hanya Restui 15 Sekolah Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang

– Mayoritas Berlokasi di Tanjungpinang Kota

Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, hanya merestui 15 sekolah baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.

15 unit sekolah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang Nomor 422.1/1830/5.3.01/2020 yaitu, SMP Negeri 9, SMP Negeri 11, SMP Negeri 13 dan SMP Negeri 14.

Sedangkan SD yakni 9 sekolah di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota yaitu SD Negeri 004, SD Negeri 005, SD Negeri 006, SD Negeri 007, SD Negeri 008, SD Negeri 009, SD Negeri 010, SD Negeri 011, dan SD Negeri 012.

Kemudian 3 SD terletak di wilayah Kecamatan Bukit Bestari yaitu SD Negeri 009, SD Negeri 010, dan SD Negeri 013.

Dalam keterangan tertulisnya, Rahma meminta agar pihak sekolah segera menutup belajar tatap muka jika ada warga sekolah yang terinfeksi COVID-19.

“Jika ada warga sekolah terindikasi COVID-19, akan dilaksanakan penutupan pembelajaran tatap muka dan kembali dilakukan secara daring,” ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Rahma menekankan agar sekolah yang telah beraktivitas kembali wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang ini juga mengklaim bahwa orang tua siswa telah setuju jika anaknya mengikuti belajar tatap muka di sekolah.

“Saat ini pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap di kelurahan yang sudah berada di zona kuning atau hijau mulai tanggal 18 Januari 2021,” kata Rahma.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata, menyampaikan jika telah memerintahkan Pengawas Sekolah baik SD maupun SMP untuk mengawas pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata.

“Jangan khawatir, pengawas sekolah sudah dikerahkan untuk mengawas proses belajar tatap muka,” tegasnya.

Atmadinata optimis secara bertahap semua sekolah yang berada di naungan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang akan melaksanakan proses belajar tatap muka.

“Optimis sekolah buka semua. Tapi secara bertahap. Kita mengerti juga keluhan orang tua kalau belajar secara daring (dalam jaringan). Doakan saja situasi segera membaik,” katanya.

(san)