Wabup Natuna Sanjung Keindahan Bukit Kapur, Ini Tanggapannya

Wabup Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA., foto bersama awak media di lokasi wisata Bukit Kapur.

Wabup Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA., foto bersama awak media di lokasi wisata Bukit Kapur.

Natuna, LintasKepri.com – Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA., menyanjung keindahan objek wisata Bukit Kapur, yang terletak di Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna.

Ngesti mengaku, keindahan Bukit Kapur sangat mempesona dan sangat luar biasa.

“Luar biasa, sangat indah pemandangannya,” kata Ngesti di lokasi wisata Bukit Kapur, Senin (01/01/2018) petang.

Para pengunjung tampak memadati wisata Bukit Kapur.

Para pengunjung tampak memadati wisata Bukit Kapur.

Orang nomor dua didaerah yang terletak ditengah Negara Asean tersebut berharap, para pengelola wisata Bukit Kapur dapat mengonsep lokasi tersebut dengan baik. Pasalnya, kendati baru dibuka sekitar 4 bulan lalu, namun animo masyarakat untuk mengunjungi Bukit Kapur sangat tinggi.

“Jadi harus terkonsep dengan baik. Harus ada tempat duduk yang tertata dengan rapi, ada MCK dan juga tempat sampah. Kalau tidak segera dikonsep, nanti bangunannya berserak-serak, jadinya kurang bagus,” sarannya.

Ia mengaku, Pemerintah Daerah Natuna siap mendukung pengembangan destinasi wisata Bukit Kapur. Apalagi Kabupaten Natuna telah ditetapkan 5 percepatan pembangunan oleh Presiden RI Joko Widodo, salah satunya yaitu dari sektor Pariwisata.

“Kita siap mendukung melalui Dinas terkait, seperti dari Dinas Pariwisata, PUPR dan juga TP3N (Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Natuna, red). Supaya ini bisa menjadi PAD Natuna kedepannya,” ungkap Ngesti, yang mengaku baru pertama kali mengunjungi wisata yang lagi “Nge Hits” tersebut.

Terpisah, H. Ahmad, yang juga memiliki sebagian lahan di lokasi tersebut menceritakan, bahwa dulunya Bukit Kapur merupakan hutan belantara yang tidak termanfaatkan oleh warga setempat. Berhubung memiliki pemandangan yang sangat mempesona, ia bersama warga lain sepakat untuk membuka akses jalan menuju Bukit Kapur.

Alhasil, ternyata keindahan alam disekitar wisata yang berada diatas bukit tersebut, mampu membius para pengunjung yang datang.

“Disebut Bukit Kapur, karena tempatnya berbukit dan tanahnya terdapat banyak batu kapur. Disini juga ada kolam alami, yang tidak kalah indahnya,” terang Ahmad.

Tampak kemacetan panjang terjadi di jalan menuju wisata Bukit Kapur.

Tampak kemacetan panjang terjadi di jalan menuju wisata Bukit Kapur.

Pantauan LintasKepri.com dilokasi, ribuan pengunjung dari anak muda hingga orang tua, tumpah ruah memadati lokasi wisata yang berjarak sekitar 3 KM dari pusat keramaian Desa Ceruk tersebut.

Bahkan, sempat terjadi kemacetan panjang dijalan menuju Bukit Kapur, yang membuat para wisatawan terpaksa meninggalkan kendaraannya dan memilih jalan kaki ke lokasi yang dituju.

Selain terdapat beberapa gazebo atau pendopo, dilokasi tersebut juga terdapat jembatan layang ditepi bukit yang terbuat dari kayu, warung serta puluhan payung yang sengaja digantung diantara pepohonan oleh pengelola, untuk menarik minat wisatawan.

Seluruh pengunjung tampak sibuk menikmati pemandangan, seraya mengabadikan momen dengan berfoto bersama sahabat dan keluarga.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top