TNI AD Tekankan Cinta Tanah Air Kepada Siswa di Perbatasan

Serda S. Sembiring saat mengajar siswa-siswi MTs di Air Payang Kecamatan Pulau Laut.

Serda S. Sembiring saat mengajar siswa-siswi MTs di Air Payang Kecamatan Pulau Laut.

Natuna, LintasKepri.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), yang bertugas diwilayah ujung utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memberikan pemaparan tentang wawasan kebangsaan dan menekankan untuk cinta terhadap tanah air, kepada para siswa-siswi sekolah yang tinggal diwilayah perbatasan.

Para abdi negara tersebut, berasal dari satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna, yang berada dibawah Komando Koramil 08/Pulau Laut.

Mereka adalah Serda S. Sembiring dan Serda Hendra Gunawan, yang merupakan seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang bertugas di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Untuk memberikan materi kebangsaan ini, Personel TNI AD tersebut, melaksanakan aktifitas mengajar, terhadap siswa-siswi di salah satu sekolah MTs Swasta, di Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut.

“Materi yang kami sampaikan tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” terang Serda S. Sembiring, melalui rilis persnya. Pada Kamis (07/02/2019) kemarin.

Para siswa-siswi di Perbatasan saat menerima wawasan kebangsaan dari anggota TNI AD.

Para siswa-siswi di Perbatasan saat menerima wawasan kebangsaan dari anggota TNI AD.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya para Babinsa untuk mendekatkan diri kepada para pelajar di wilayah binaannya. Sekaligus untuk mempererat tali silahturahmi antara Babinsa, para Guru dan siswa-siswi.

“Kami ingin lebih dekat dengan para siswa dan guru di sekolah tersebut. Lalu kami juga ingin para generasi penerus bangsa tersebut, dapat menanamkan rasa cinta terhadap tanah air. Mengingat Pulau Laut merupakan kawasan perbatasan, yang rawan akan gangguan ideologi bangsa,” terangnya.

Selain itu, para Babinsa juga berharap, agar kelak para siswa-siswi di daerah Pulau Laut, dapat meneruskan perjuangan para pendiri bangsa, dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan NKRI.

“Sekitar pukul 10:30 Wib pelaksanaan mengajar selesai dalam keadaan aman,” pungkasnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

    Top