Tingkatkan Cinta Tanah Air, Kodim 0318/Natuna Silahturahmi dengan Kommas

Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos, saat menyalami para tamu undangan yang hadir.

Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos, saat menyalami para tamu undangan yang hadir.

Natuna, LintasKepri.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna, menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dan silahturahmi dengan Komponen Masyarakat (Kommas) Natuna.

Bertempat di Markas Komando Kodim (Makodim) 0318/Natuna, Jalan Batu Sisir, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa (18/06/2019) pagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, para guru dari Indonesia Mengajar, sejumlah organisasi dan komunitas, serta para tamu undangan lainnya. Tidak ketinggalan para jajaran Koramil dan Babinsa yang ada diwilayah binaan Kodim 0318/Natuna.

Sambutan Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswarda, S.Sos.

Sambutan Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswarda, S.Sos.

Komandan Kodim (Dandim) 0318/Natuna, Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos, mengatakan, bahwa kegiatan tersebut digelar untuk mempererat tali silahturahmi antara TNI AD dengan masyarakat Natuna. Sebelumnya, kata dia, juga sudah dilaksanakan Komsos bersama unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Natuna, pada pertengahan Ramadhan 1440 Hijriyah beberapa waktu lalu.

“Mumpung suasananya masih lebaran, mari kita saling bermaaf-maafan. Jika ada tutur kata dan tindakan yang salah dari kami, mohon kiranya dimaafkan. Sebagai manusia biasa, kami juga tidak luput dari khilaf dan salah,” ungkap Ferry Kriswardana, mengawali sambutannya.

Dandim menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga sebagai ajang untuk saling mengenal satu sama lain, antara pihak TNI AD dengan masyarakat Natuna. Karena biar bagai manapun, tugas TNI AD selalu berada ditengah-tengah masyarakat. Terutama bagi para Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Foto bersama usai acara.

Foto bersama usai acara.

“Kedepan kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan, agar masyarakat bisa lebih mengenal TNI lebih dalam. Kalau yang biasanya hanya bisa tahu dari kulitnya saja, nanti pelan-pelan akan kita tunjukkan TNI yang sebenarnya. Karena Natuna sebagai garda terdepan NKRI, tidak ada salahnya jika kita perkenalkan militer kepada masyarakat,” ungkap Ferry Kriswardana.

Pria asal Kota Banyuwangi, Jawa Timur itu menegaskan, bahwa dirinya juga sudah memerintahkan para Babinsanya, untuk selalu menjadi pengayom bagi warga binaannya, bukan malah menjadi beban bagi masyarakat, namun harus bisa meringankan beban masyarakat.

Kegiatan halal bihalal usai Komsos bersama Kommas.

Kegiatan halal bihalal usai Komsos bersama Kommas.

“Kita akui, Babinsa adalah mata dan telinga bagi kami, namun bukan berarti mereka jadi mata-mata. Kami sudah perintahkan Babinsa untuk selalu memberikan sumbangsih kepada masyarakat, dan memerintahkan mereka untuk mengecek warga binaan mereka yang mengalami masalah sosial. Seperti warga jompo, warga lumpuh, warga dengan gangguan mental dan cacat fisik lainnya, agar diberikan bantuan semampunya,” tegas Dandim.

Lelaki ramah yang hobi mengendarai motor trail itu juga meminta kepada para orangtua, agar selalu mengawasi anak-anak mereka, dari perilaku kenakalan remaja. Terutama dari bahaya penyalahgunaan narkoba, miras, lem dan komix.

“Selain itu, mari kita sama-sama awasi anak kita, dari adanya kemajuan tekhnologi yang pesat saat ini. Saya yakin, pasti anak-anak kita semua sudah pada memiliki gadget. Memang kita tidak bisa menghindari, tapi paling tidak jangan sampai anak kita terjerumus dalam hal negatif, melalui gadget mereka. Harus selalu kita pantau,” pintanya.

Dandim 0318/Natuna Foto bersama awak media Natuna.

Dandim 0318/Natuna Foto bersama awak media Natuna.

Usai menyampaikan kata sambutan, Dandim juga menyempatkan diri untuk memberikan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada para tamu undangan yang hadir. Diantaranya mengenai pertumbuhan penduduk, kebutuhan energi, sandang dan pangan, ideologi kebangsaan, bahaya narkoba, 4 pilar Indonesia, radikalisme serta bahaya penyebaran berita bohong atau hoax.

Kegiatan yang mengangkat tema, “Melalui Silahturahmi dengan Komponen Masyarakat, Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, dalam rangka Membantu Kesulitan Rakyat serta Menjaga dan Mempertahankan Kedaulatan NKRI” tersebut, ditutup dengan makan siang bersama dan halal bihalal.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top