Tim FKIP UMRAH Mengabdi di Benan, Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa di Pulau Binaan

DPRD Lingga
Lingga Kab
Tim FKIP UMRAH Mengabdi di Benan, Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa di Pulau Binaan.

Lingga, LintasKepri.com – Sejumlah dosen dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pulau Binaan (PKMPB) di Pulau Benan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

PKMPB ini merupakan salah satu skema hibah pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian dan Penjaminan Mutu (LP3M) UMRAH. Skema PKMPB ini diberi judul Implementasi Stepping the 5 Stairs “C” Untuk Anak-anak Pulau Benan, Kabupaten Lingga.

Sesuai dengan judul kegiatannya, tujuan dari kegiatan ini adalah mengajarkan tata bahasa (grammar) bahasa Inggris menggunakan teknik pembelajaran Stepping the 5 Stairs “C”.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa FKIP UMRAH yang terdiri dari 4 dosen yaitu Assist. Prof. Gatot Subroto, S.S., M.Pd., Assist. Prof. Satria Agust, S.S., M.Pd., Assist. Prof. Eka Putra Ramdhani, S.T., M.Si., dan Assist. Prof. Ahada Wahyusari, S.Pd., M.Pd.

Sedangkan mahasiswa terdiri dari 6 orang yaitu Amartya Angela, Putri Roza Afsari Saragih, Della Zahra, Dina Isra Mirarizka, Dwi Cherlinda, dan Septiviana.

Kegiatan ini dilakukan di ruang terbuka sesuai yang diinginkan oleh para peserta dengan harapan lebih nyaman dan menikmati suasana pembelajaran yang diberikan dari tim PKMPB. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin-Jumat tanggal 7-11 Juni 2021 di Pulau Benan.

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak usia sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas yang tinggal di Pulau Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga. Karena, Pulau Benan merupakan salah satu desa binaan UMRAH.

Menurut salah satu peserta, Reliyanti mengaku, kegiatan itu dapat membantunya mempelajari bahasa Inggris.

Tim FKIP UMRAH Mengabdi di Benan, Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa di Pulau Binaan.

“Saya sangat senang bisa terlibat sebagai peserta. Proses pembelajaran yang diberikan terkesan santai dan menyenangkan. Saya juga lebih mudah memahami materinya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Benan, Joni mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia juga berterima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa UMRAH yang hadir untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak di daerahnya.

“Semoga kedepannya, pihak UMRAH tetap melanjutkan kegiatan pengabdian seperti ini dengan sasaran yang berbeda karena sudah ada penyampaian dari ibu-ibu anggota Pokdarwis ke kami untuk bisa diberikan pelatihan bahasa Inggris juga,” tuturnya.

Sementara itu, Assist. Prof. Gatot Subroto, selaku ketua tim pelaksana mengaku bangga karena kegiatan itu mendapat respon positif dari warga setempat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena agenda kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari pemerintah Kecamatan Katang Bidare, pemerintah Desa Benan, dan masyarakat Desa Benan serta dapat terlaksana dengan sangat baik,” imbuhnya.

Menurutnya, anak-anak usia 12 hingga 16 tahun yang menjadi sasaran kegiatan itu juga terlihat sangat antusias dan bersemangat ingin belajar bahasa Inggris yang dilaksanakannya tim PKMPB UMRAH.

“Harapannya, kegiatan ini memberikan dampak positif kepada anak-anak terutama dalam hal merubah pola pikirnya tentang belajar bahasa Inggris yang selama ini dianggap sulit. Sehingga melalui kegiatan ini anak-anak lebih senang belajar bahasa Inggris dan mencintai bahasa Inggris,” pungkasnya.

(rls)