Pemko Tpi

Ternyata Dana Kegiatan Pawai Mobil Hias Hasil Patungan SKPD

Penampilan mobil hias dari Kelurahan Dompak di acara Pawai Budaya, (27/10).
Penampilan mobil hias dari Kelurahan Dompak di acara Pawai Budaya, (27/10).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Ternyata Dana yang dianggarkan untuk pelaksanaan Pawai mobil hias yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dalam rangka memperigati HUT ke-14  Kota Otonom Tanjungpinang, dianggarkan melalui dana patungan masing-masimg Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kadis, Camat dan Kelurahan. seperti dikatakan Asisten III Kesejahteraan Kemasyarakatan Kota Tanjungpinang, Ahadi, Selasa (27/10).

“Anggaran pawai mobil hias yang kami laksanakan ini (Pemko Tanjungpinang -red) 2015, diambil dari dana gotong royong atau patungan masing-masing SKPD, Kecamatan dan Kelurahan berdasarkan dari total hadiah yang disediakan sebesar Rp 85 juta,” katanya, usai melepas pawai mobil hias di Terminal Sungai Carang.

Pelakasanaan kegiatan ini sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dan memakai dana patungan. “Dengan tujuan untuk mengembangkan dan memperkenalkan kepada masyarakat Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Pawai mobil hias tahun 2015 ini diikuti sekitar 54 kendaraan, yang terdiri dari masing-masing SKPD Kecamatan, Kelurahan dan instansi vertikal lainya. “Bila dibangding pada tahun  2014 lalu, maka tahun ini meningkat sekitar 20 mobil kendaraan hias. Dari 34 mobil kendaraan hias pada tahun 2014, sekarang pada 2015 ini 54 kendaraan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, peserta yang mengikuti kendaraan mobil hias ini, mendapatkan hadiah bagi yang juara 1 hingga 3 dan juga juara harapan. “Yaitu kategori pawai budaya, sekolah dan mobil hias dengan hadiah untuk juara 1, Rp 10 juta, juara II, Rp 7 juta dan juara III Rp5 juta dan juga ditambah juara harapan 1,2,3,” rincinya.

Namun sangat disayangakan, Ahadi tidak menjelaskan dana sumbangan dari seluruh SKPD dilingkungan Pemko Tersebut, dari pribadi atau dari dana Kegitan dengan secara rinci.

Kategori penilaian, sambung Ahadi, dari kreatifitas, tema dan keindahan. Dan rute yang dilalui pertama Jl DI Panjaitan, dilanjutkan Jl Gatot Subroto, Jl MT Haryono, Jl Brigjen Katamso, Jl Bakar Batu, Jl Ketapang, Jl Merdeka, Jl Hang Tuah dan berakhir di Jl Agus Salim.(Tim)