Sukseskan 3 Ends Plus, Dinsos PPPA Natuna Lakukan Pembinaan IR di BTL

LPP Gurindam web
Foto bersama usai melakukan Pembinaan Industri Rumahan tentang Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Foto bersama usai melakukan Pembinaan terhadap Kelompok Industri Rumahan tentang Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Natuna, LintasKepri.com – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Natuna, melakukan Pembinaan Industri Rumahan (IR), kepada kaum perempuan di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL). Selasa (30/04/2019) siang.

Kepala Dinas Sosial PPPA Natuna, Hj. Kartina Riauwita, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesetaraan Gender dan Pemenuhan Hak Perempuan, Yuli Ramadhanita, menjelaskan, bahwa Pembinaan Industri Rumahan atau IR, adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi terhadap kaum perempuan, sesuai dengan program 3 Ends Plus.

3 Ends Plus adalah singkatan dari Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Perempuan dan Anak, Akhiri Kesenjangan Ekonomi Perempuan dan Akhiri Ketertinggalan Politik Perempuan.

“Kelompok Industri Rumahan yang menjadi binaan kami baru ada tiga Desa yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut. Yaitu Desa Limau Manis, Desa Tanjung dan Desa Ceruk,” terang Nita (sapaan akrabnya).

Nita mengatakan, bahwa kelompok Industri Rumahan yang mereka bina saat ini, adalah kelompok Industri Rumahan yang usahanya dibawah Mikro. Tujuannya, adalah untuk meningkatkan kemampuan perempuan ditingkat Desa, yang memiliki potensi, namun tidak memiliki mental untuk melakukan interpreneur. Keterbatasan modal usaha merupakan kendala yang paling utama bagi para anggota kelompok Industri Rumahan tersebut.

Para peserta Pelatihan Pengelolaan Keungan bagi Kelompok Industri Rumahan yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Para peserta Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi Kelompok Industri Rumahan yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

“Ini yang akan menjadi perhatian kita kedepan. Kita akan terus memberikan pembinaan, agar usahanya terus meningkat. Dari kelas IR 1 menjadi IR 2 bahkan sampai ke IR 3,” ungkapnya.

Kata Nita, beberapa kelompok Industri Rumahan tersebut, sudah mereka bina lebih dari 2 tahun. Yaitu dari mulai tahun 2017 sampai tahun 2019 saat ini.

Beberapa pelatihan sudah dilakukan oleh Dinsos PPPA Natuna, terhadap kelompok Industri Rumahan yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut tersebut. Diantaranya pelatihan kewirausahaan, pelatihan pengenalan koperasi, pelatihan diversifikasi produk hingga pelatihan pembuatan olahan pangan berbahan dasar ikan. Dan pada tahun ini rencananya juga akan dilakukan pelatihan pengelolaan keuangan.

“Dalam melakukan pembinaan ini, kita juga melibatkan seluruh OPD terkait, untuk ikut bersama-sama membuat program peningkatan ekonomi dengan kelompok ini menjadi sasaran kegiatan, supaya bisa meningkatkan kelasnya,” imbuh Nita.

Nita menambahkan, bahwa sebelumnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI pada tahun 2018 lalu, juga telah memberikan bantuan peralatan bagi kelompok Industri Rumahan tersebut. Dengan adanya bantuan peralatan tersebut, diharapkan para pelaku Industri Rumahan yang menjadi binaan Dinsos PPPA Natuna itu, bisa dengan mudah mengembangkan usahanya dan dapat meningkatkan ekonomi bagi keluarganya.

Laporan : Erwin Prasetio