SMAN 2 Bunguran Batubi Galang Dana untuk Palu, Donggala dan Sigi

Siswa-siswi beserta guru SMA N 2 Bunguran Barat Kecamatan Bunguran Batubi, foto bersama usai galang dana.

Siswa-siswi beserta guru SMA N 2 Bunguran Barat Kecamatan Bunguran Batubi, foto bersama usai galang dana.

Natuna, LintasKepri.com – Bangsa Indonesia adalah bangsa yang selalu peduli dan saling bekerja sama satu dengan yang lainnya. Hal ini juga tercantum dalam Pancasila, pada sila ke 2 yang berbunyi ’’Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”.

Sejalan dengan hal tersebut, kini bangsa Indonesia sedang ditimpa berbagai macam bencana alam. Salah satunya bencana alam gempa bumi dan tsunami yang baru-baru ini menimpa daerah Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Untuk itu, kita sebagai rakyat Indonesia yang cinta tanah air, kita wajib peduli terhadap berbagai bencana alam yang menimpa saudara kita setanah air.

Sebagai wujud kepedulian terhadap bencana alam yang menimpa saudara- saudara di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulteng, maka Osis SMAN 2 Bunguran Barat wilayah Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan suatu kegiatan sosial yang dinamai “Aksi Solidaritas Siswa SMAN 2 Bunguran Barat Peduli Bencana Alam Palu, Sigi dan Donggala Provinsi Sulteng, Indonesia”.

Dengan melakukan penggalangan dana yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu dari tanggal 15-16 Oktober 2018, diwilayah Kecamatan Bunguran Batubi, yang fokus pada wilayah kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan, toko serta kerumah-rumah warga.

Menurut Pembina Osis SMAN 2 Bunguran Barat, Bapak Santoso, bahwa kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh siswa SMAN 2 Bunguran Barat tersebut, juga diharapkan bisa menguatkan pada jiwa siswa akan cinta terhadap tanah air dan bangsa.

“Serta untuk menguatkan karakter siswa tentang nila-nilai kemanusiaan dengan mengaplikasikan nilai tentang hubungan antar sesama manusia,” ujar Santoso, Jum’at (19/10/2018) siang.

Aksi Solidaritas Siswa SMAN 2 Bunguran Barat Peduli Bencana Palu, Sigi dan Donggala Provinsi Sulteng tersebut, ditutup pada Kamis 18 Oktober 2018.

“Hasil penggalangan dana selama dua hari terkumpul sebesar Rp 9.392.000,” katanya.

Dana tersebut diharapkan bisa membantu saudara- saudara yang tertimba musibah bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, Sulteng.

Kontributor Batubi : Santoso

Baca juga :

Top