Sebelum Masa Jabatan Habis, Pjs Gubernur Kepri Optimis APBD 2021 Disahkan

Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin.

Kepri, LintasKepri.com – Lambatnya proses penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 membuat masalah ini menjadi atensi bagi Pejabat sementara Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin.

“Saat ini TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) sedang bekerja, Pak Sekda terus memimpin penyusunannya. Saya juga sudah bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD. Intinya proses ini juga berjalan. Kita punya target sebelum saya selesai sebagai Pejabat sementara (Pjs) Gubernur, insya Allah APBD 2021 kita selesaikan,” ujar Bahtiar di Kantor KPU Kepri, Rabu (30/9).

Bahtiar memasang target sebelum masa jabatannya selesai, APBD 2021 dapat disahkan. Maka, dari itu dirinya mengklaim jika komunikasi antara TAPD dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri masih produktif untuk mengejar target yang telah ditentukan.

“Bahkan DPRD pun sudah menyiapkan ini secara baik. Kemarin saya dialog dan diskusi maraton dengan kawan-kawan untuk konsentrasi juga terhadap hal ini,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2021 nanti Pemprov Kepri tidak dapat menargetkan pendapatan APBD dengan harapan yang memuaskan.

Malahan, pendapatan APBD mengalami penurunan yang sangat signifikan. Dari sebelumnya pada 2020 sebesar Rp3,9 triliun, namun untuk 2021 sekitar sebesar Rp3,259 triliun atau turun sekitar Rp700 miliar.

Alokasi APBD murni 2021 tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,081 triliun dan Dana Perimbangan sebesar Rp2,066 triliun, kemudian ada penerimaan lain-lain yang sah sekitar Rp1,3 miliar.

(san)