Satukan Kekompakan Warga Serasan Melalui Event Olahraga di Idul Adha

Warga Serasan tampak sangat antusias untuk mengikuti dan menonton perlombaan.

Warga Serasan tampak sangat antusias, untuk mengikuti dan menonton berbagai perlombaan.

Natuna LintasKepri.com – Berbagai  Permainan Rakyat seperti Panjat Pinang, Tarik Tambang, Lomba Lari Karung, Pukul Guling hingga perlombaan permainan anak -anak diselenggarakan dengan meriah diujung utara Indonesia.

Kemeriahan pesta rakyat tidak hanya diselenggarakan pada saat HUT RI, namun dilaksanakan juga pada saat Hari Raya Idul Adha, oleh para pemuda warga Desa Tanjung Setelung, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Ini agenda setiap tahun kita lakukan,” kata Aspahani, ketua panitia, disela berlangsungnya pesta rakyat di Lapangan Pelabuhan Perintis Kecamatan Serasan, Minggu (26/08/2018) lalu.

Kegiatan bersumber dari dana sumbangan masyarakat, donatur, intansi pemerintah dan pengusaha.

“Kegiatan ini mendapat dukungan pemerintah kecamatan,” ujar Aspahani.

Warga Serasan foto bersama di arena pertandingan olahraga.

Warga Serasan foto bersama di arena pertandingan olahraga.

Tujuannya, kata Aspahani, untuk memeriahkan hari raya Idul Adha 1439 hijriyah, serta sebagai ajang silahturahmi sesama warga.

“Kalau Idul Fitri banyak yang tidak ada di tempat, mudik dan banyak acara keluarga masing – masing, jadi tidak fokus,”  terangnya.

Desa Tanjung Setelung memiliki 6 RT, 3 RW dan 2 dusun dengan 158 KK itu mayoritas nelayan dan buruh pelabuhan, rutinitas mereka  tersebut membuat warga setempat memilih Idul Adha untuk melakukan pesta rakyat di pelabuhan agar dapat juga menjadi sebagai atraksi wisata setempat.

“Khusus untuk warga Desa Tanjung Setelung mereka semua ikut mendukung kegiatan setiap tahun, itu menunjukan kita tetap kompak,” ucap Aspahani.

Sementara Camat Serasan, Edi Priyoto, menyambut baik dan mengatakan kegiatan seperti itu dilakukan hampir tiap kampung dan harus didukung agar terciptanya kebersamaan dan kekompakan warga untuk menjaga keutuhan Bangsa di beranda terdepan NKRI.

“Sekarang sudah masuk tahun politik, kita semua tidak mau ada kubu – kubu di sini, melalui kegiatan seperti ini, kekompakan warga tetap terjalin dan harus rutin dilakukan,” kata Edi Priyoto.

Ia juga menyampaikan daerah perbatasan rawan akan gesekan baik dari dalam maupun dari luar. Moment Hari besar Kenegaran maupun Hari Besar Keagamaan, selalu dilakukan pesta rakyat termasuk ulang tahun Kampung.

“Disini rutin, tiap kampung ada saja acara seperti ini, pertandingan olah raga, tiap bulannya sepanjang tahun itu dilakukan,” pungkas Edi Priyoto.

Dia juga berharap menjelang pemilu 2019 masyarakat tetap kompak dan tidak terprovokasi dengan hal – hal yang membuat perpecahan dan membuat kebersamaan warga selama ini terusik.

Editor : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top