Pemko Tpi

Puluhan Karyawan Protes PT Panca Rasa Pratama

Puluhan karyawan PT Panca Rasa Pratama menggelar aksi unjuk rasa (pernyataan protes) di depan pabrik milik pengusaha Bandi tersebut di kilometer 7, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu (9/9). Puluhan karyawan PT Panca Rasa Pratama itu menuntut agar manajemen memenuhi hak pekerja sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Puluhan karyawan PT Panca Rasa Pratama menggelar aksi unjuk rasa (pernyataan protes) di depan pabrik milik pengusaha Bandi tersebut di kilometer 7, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu (9/9).

Puluhan karyawan PT Panca Rasa Pratama itu menuntut agar manajemen memenuhi hak pekerja sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

“Salah satunya hak cuti pekerja, hak MC pekerja dan hak jam kerja,” ujar salah satu orator dalam unjuk rasa.

Kemudian, sejak COVID-19, manajemen memberikan upah pekerja tidak sesuai dengan Upah Minimum Kerja (UMK) yang berlaku.

“Kita digaji satu hari Rp100 ribu. Tidak sesuai dengan UMK. Masa kita harus bekerja full baru bisa dapat gaji Rp3 juta per bulan,” tegas orator.

Karyawan, sambung orator, sudah terlalu capek dengan jam kerja full satu minggu tanpa istirahat.

“Kita kerja 8 jam sehari full tiap minggu. Padahal kita menawarkan untuk bekerja 15 hari. Namun perusahaan tidak mau,” kata orator.

Hingga kini, peserta unjuk rasa masih menggelar aksinya. Aksi unjuk rasa dikawal langsung oleh aparat kepolisian. Sementara itu, manajemen PT Panca Rasa Pratama belum menjumpai pekerja yang melakukan aksi unjuk rasa.

(san)