Puluhan Hektar Lahan Disekitar Masjid Agung Ludes Terbakar

Tampak api sedang berkobar membakar lahan disekitar Masjid Agung Natuna.
Tampak api sedang berkobar membakar lahan disekitar Masjid Agung Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Sekitar puluhan hektar lahan gambut, yang berada disekitar Masjid Agung Natuna, Jalan DKW. Muhammad Benteng, Ranai, ludes terbakar. Jum’at (23/03/2018) malam.

Kronologis yang berhasil dihimpun oleh media ini, awalnya pada Selasa (20/03) kemarin, ada seorang warga yang membakar rumput kering dikebunnya, disekitar lokasi kebakaran. Meski sempat dipadamkan, namun ternyata api tersebut belum padam seratus persen, sehingga bara api yang masih menyala diantara rerumputan tersebut, kembali menyala dan membesar.

“Yang bakar Pak Sanusi (almarhum, red), beliau bakar hari Selasa kemarin, namun udah dipadamkan. Beliau baru meninggal tadi pagi,” kata Wan Nopi, salah seorang Ketua RW setempat, dilokasi kejadian.

Tampak mobil kebakaran milik TNI AL diterjunkan dilokasi kebakaran.
Tampak mobil kebakaran milik TNI AL diterjunkan dilokasi kebakaran.

Sedikitnya 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemda Natuna dan 2 unit mobil pemadam kebakaran serta 1 unit mobil tangki dari TNI AL diterjunkan kelokasi.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22:30 Wib, oleh anggota Damkar Natuna, dibantu pihak TNI, Polri dan masyarakat.

Komandan Lanal Ranai, Letkol Laut (P) Harry Setyawan, yang juga turun langsung ditempat kejadian mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan tentang adanya kejadian kebakaran yang nyaris merembet ke Kantor Camat Bunguran Timur tersebut, langsung memerintahkan anggotanya untuk mengirimkan bantuan berupa mobil pemadam kebakaran dan sejumlah personil TNI AL.

“Sebenarnya mobil pemadam kebakaran punya kami itu, disiapkan untuk antisipasi kebakan dipelabuhan milik AL, namun karena ada musibah seperti ini, ya kami terjunkan untuk bantu Pemda kita,” ungkap Harry di TKP.

Harry menghimbau, agar masyarakat tidak membakar lahan disaat musim kemarau tiba seperti saat ini.

Akibat kejadian ini, ruas jalan menuju ke Masjid Agung dan ke Perumahan Pemda di Puak, sempat mengalami kemacetan, lantaran banyak warga yang ingin menyaksikan langsung kejadian kebakaran dari dekat.

Laporan : Erwin Prasetio