'

Polsek Tambelan Bersihkan Makam Sultan Johor IV Sempena World Cleanup Day

Polsek Tambelan melaksanakan gotong royong membersihkan komplek Makam Sultan Johor ke IV, Sultan Abdul Muayatsyah di Desa Batu Lepuk, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (20/9). Gotong royong digelar sempena memperingati World Cleanup Day (Hari Pembersihan Dunia) yang diikuti juga dari unsur pimpinan di kecamatan dan masyarakat setempat.

Polsek Tambelan melaksanakan gotong royong membersihkan komplek Makam Sultan Johor ke IV, Sultan Abdul Muayatsyah di Desa Batu Lepuk, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (20/9). Gotong royong digelar sempena memperingati World Cleanup Day (Hari Pembersihan Dunia) yang diikuti juga dari unsur pimpinan di kecamatan dan masyarakat setempat.

Bintan, LintasKepri.com – Polsek Tambelan melaksanakan gotong royong membersihkan komplek Makam Sultan Johor ke IV, Sultan Abdul Muayatsyah di Desa Batu Lepuk, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (20/9).

Gotong royong digelar sempena memperingati World Cleanup Day (Hari Pembersihan Dunia) yang diikuti juga dari unsur pimpinan di kecamatan dan masyarakat setempat.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson, menuturkan bahwa gotong royong yang dilakukan itu merupakan budaya masyarakat Indonesia sedari dulu.

“Tidak perlu heran jika kita bekerja sama secara gotong royong melakukan kegiatan bersih-bersih bersama, karena memang gotong royong adalah budaya masyarakat Indonesia yang sudah dilakukan sejak dulu,” ujarnya.

Menurut Alson, banyak hal yang bisa dipetik dari gotong royong dalam kegiatan World Cleanup Day. Mulai dari menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, juga dapat meningkatkan silaturahmi sesama masyarakat.

Sementara itu, Camat Tambelan, Muhammad Sofyan, berharap kegiatan yang dilakukan bersama TNI, Polri, unsur pimpinan kecamatan dan Komunitas Jurnalis Tambelan Parasnews menjadi contoh tauladan di masa yang akan datang.

“Sebagai sasaran bersih-bersih sempena World Cleanup Day, kita membersihkan komplek makam Sultan Muayatsyah sebagai salah satu cagar budaya yang ada di Kecamatan Tambelan,” katanya.

Menurutnya nilai pendidikan yang diberikan dalam setiap kegiatan menjadi suri tauladan untuk generasi Tambelan berikutnya.

Komentar yang sama juga diungkapkan Danramil 07 Tambelan, Kapten Inf Tomson. Menurutnya gotong royong membersihkan makam atau situs sejarah tidak harus pada peringatan World Cleanup Day saja, melainkan menjadi rutinitas.

“Gotong royong bukan hanya di makam atau di lingkungan masyarakat yang lain, tapi bisa dilakukan di pantai, fasum, dan rumah ibadah untuk menciptakan kerukunan umat beragama dan mempererat persaudaraan sebagai Bangsa Indonesia,” tutup Kapten Inf Tomson.

(mas)

Baca juga :

Top