Pemudik Dari dan ke Natuna Banjiri Selat Lampa, Sanus Over Kapasitas

Para pemudik tampak memadati pelabuhan Selat Lampa, Natuna.

Para pemudik tampak memadati pelabuhan Selat Lampa, Natuna.

Natuna, LintasKepri.com – Memasuki H- 3 hari raya Idul Fitri 1439 hijriyah, para pemudik dari dan ke Natuna masih membludak. Terbukti kepadatan penumpang tersebut terjadi di Pelabuhan Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, Natuna, saat KM Sabuk Nusantara (Sanus) 39 tersebut, merapat. Selasa (12/06/2018) siang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Natuna, Iskandar Dj, saat memantau secara langsung arus mudik dari dan ke Natuna, di Pelabuhan Selat Lampa.

Menurut Iskandar, tahun ini terjadi peningkatan pemudik yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kemarin yang berangkat ada sekitar 900 penumpang, sementara yang turun sekitar 500 penumpang,” kata Iskandar, di Selat Lampa.

Kadishub Natuna Iskandar Dj tampak berbincang kepada Kadisdikpora Natuna Suherman, saat meninjau aktifitas pemudik di Selat Lampa.

Kadishub Natuna Iskandar Dj tampak berbincang dengan Kadisdikpora Natuna Suherman, saat meninjau aktifitas pemudik di Selat Lampa.

Untuk mengurai kepadatan penumpang, terpaksa pihak Syahbandar menurunkan sebagian penumpang, untuk alasan keselamatan. Dan para penumpang terpaksa harus menunggu kapal selanjutnya di hari yang sama.

“Hari ini ada 2 Kapal Perintis yang masuk, yaitu Sabuk Nusantara 39 dan Sabuk Nusantara 62. Karena kami lihat hari ini masih banyak penumpang yang mau mudik,” ujar Iskandar.

Selain mengandalkan alat transportasi laut, Dishub Natuna juga meminta pesawat Penerbangan Angkutan Udara Militer (PAUM) milik TNI AU, untuk melayani para pemudik melalui jalur udara.

Kadishub turun kelapangan didampingi langsung oleh beberapa Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi) Dishub, untuk melakukan peninjauan secara langsung atas aktifitas naik turunnya penumpang dipelabuhan Selat Lampa.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Natuna, Liber, menjelaskan, bahwa penumpang Sanus 39 yang naik berjumlah 432 orang, sedangkan yang turun sebanyak 220 orang.

“Penumpang yang naik lewat pelabuhan Selat Lampa sangat banyak. Namun kita tetap berkomitmen, jika melebihi kapasitas, tetap kita turunkan,” kata Liber.

Sanus 39 memiliki tempat tidur untuk 400 penumpang, ditambah beberapa kamar milik ABK. Sehingga diperkirakan kapal ini mampu mengangkut sekitar 500 penumpang termasuk anak buah kapal (ABK).

Kata Liber, besok (Rabu 13 Juni 2018) masih akan ada lagi KM Sanus 59, yang akan melayani pemudik tujuan Midai, Subi, Serasan dan Pontianak, Kalbar.

“Sepertinya besok kapal kosong. Karena kebanyakan penumpang tidak ingin menunggu jadwal kapal berikutnya,” pungkasnya.

Laporan : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top