Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Berduaan Disebuah Gubuk di Puak

Sebuah gubuk kecil di Puak, yang diduga digunakan sebagai tempat mesum pasangan bukan suami istri.

Sebuah gubuk kecil di Puak, yang dijadikan pasangan bukan suami istri untuk berduaan.

Natuna, LintasKepri.com – Polisi Resort (Polres) Natuna, melakukan cipta kondisi (Cipkon) demi mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan menyisir berbagai tempat yang dianggap rawan kejahatan dan penyakit masyarakat (Pekat) di kawasan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Senin (15/10/2018) malam.

Kegiatan penyisiran di sekitar kawasan Bunguran Timur tersebut, dimulai pada pukul 21.30 wib hingga 23.00 wib, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Edy Wiyanto.

Hasil dari penyisiran ditemukan 2 orang anak dibawah umur dan sepasang bukan suami istri disebuah gubuk di kawasan Puak, Kelurahan Ranai, tepat di kaki gunung Ranai.

img-20181016-wa0017

“Oleh anggota Reskrim diberikan himbauan kepada kedua pelajar tersebut, kemudian kedua pelajar tersebut di arahkan untuk pulang kerumah masing masing,” kata Edy Wiyanto.

Sementara untuk pasangan yang bukan suami istri, lanjut Kasatreskrim, langsung dibawa ke Unit PPA Polres Natuna untuk dilakukan Interogasi .

“Dikawasan Puak kita temukan mobil sedang parkir di pinggir jalan dalam keadaan kosong, setelah dilakukan penyisiran ditemukan pemilik mobil bersama seorang wanita yang bukan istrinya disebuah rumah kecil, karena mereka bukan dibawah umur akan kita berikan pembinaan,” jelas Edy Wiyanto.

img-20181016-wa0018

Belum diketahui secara pasti, apa yang dilakukan oleh sepasang bukan suami istri tersebut, yang sedang berduaan di sebuah gubuk gelap yang jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, membenarkan hal itu, bahwa kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi Kepolisian dan mewujudkan suasana Kamtibmas yang kondusif.

“Hanya saja kegiatan ini ada yang kami lakukan secara terbuka dan ada juga secara tersembunyi,” terang Nugroho

Sebanyak 22 orang petugas dari Satreskrim Polres Natuna melakukan Patroli, dimulai dari Jalan Soekarno Hatta, Jalan Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng, Jalan Lingkar Puak- Ranai Darat dan Jalan H. Agus Salim.

Ditegaskannya lagi, sasaran operasi meliputi sajam, praktek prostitusi, mempekerjakan anak di bawah umur, narkoba, miras illegal, tempat hiburan malam dan lain sebagainya demi terciptanya kondisi Kamtibmas yang kondusif.

Editor : Erwin Prasetio

Baca juga :

Top