Ngesti Harap Masyarakat Natuna Mewaspada Diri Terhadap Orang Asing

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti.

Natuna, LintasKepri.com – Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bunguran Batubi, pada Jum’at (17/04/2020) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan Ngesti beserta rombongan dalam rangka melakukan peninjauan di lokasi karantina warga, yang terletak di Desa Gunung Putri.

Ngesti mengaku sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Gunung Putri yang telah berinisiatif untuk membuat lokasi karantina bagi warganya yang baru pulang dari luar daerah. Sehingga diharapkan upaya ini dapat mencegah masuknya virus corona kewilayah Kabupaten Natuna.

Ngesti berpesan kepada warga yang dikarantina, agar senantiasa menjaga kesehatan, pola makan yang teratur, rajin berolahraga serta tetap berkarya, walau sedang menjalani masa karantina selama 14 hari.

Tiba di Batubi, Ngesti diperiksa suhu badan.

Selain itu, Ngesti juga meminta agar warga yang dikarantina tetap semangat dan selalu berfikir positif. Karena pengkarantinaan mereka hanya lah sebagai upaya untuk memutus mata rantai Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19) sesuai anjuran Pemerintah, bukan karena adanya dugaan mereka membawa benih penyakit ke daerahnya.

“Jangan berfikir yang nggak-nggak. Karena ini sudah anjuran dari Pemerintah untuk menangkal corona. Ini demi kebaikan kita bersama,” tegasnya.

Orang nomor dua di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu juga meminta kepada seluruh petugas kesehatan di Kabupaten Natuna, khususnya yang bertugas diwilayah Kecamatan Bunguran Batubi, agar selalu tanggap terhadap permasalahan yang mengarah ke Covid-19. Terutama jika ditemukan warga yang mengalami gejala-gejala, harap langsung ditangani.

Masih Wabup, diharapkan kita semua selalu mewaspada diri terhadap keberadaan orang asing yang baru datang dari luar daerah. Sebab kata beliau, dibeberapa daerah telah terjadi kasus korban corona yang tidak memiliki gejala apapun, atau biasa disebut dengan istilah Orang Tanpa Gejala (OTG).

Rombongan Wabup Natuna saat tiba di Kecamatan Bunguran Batubi.

“Sekarang ada lagi istilah OTG, yang tidak ada gejalanya, namun ternyata terpapar corona. Ini yang perlu diwaspadai,” sebut politisi Golkar tersebut.

Diakhir sambutannya Ngesti mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjuang memerangi Covid-19, salah satunya dengan menyediakan lokasi karantina. Ngesti berharap Desa Gunung Putri bisa menjadi contoh bagi Desa lainnya, agar turut serta mendukung upaya Pemerintah dalam menangkal salah satu virus yang belum ada vaksinnya tersebut.

Dalam kesempatan itu Ngesti juga memberikan vitamin kepada warga Batubi yang dikarantina. Ia berharap vitamin tersebut bisa dibagikan secara merata oleh petugas karantina, agar seluruh warga yang dikarantina dapat terjaga kesehatannya.

Sementara itu Kepala Desa Gunung Putri, Muslim, menjelaskan, bahwa sejauh ini terdapat 31 orang warganya yang menjalani karantina. Beberapa diantaranya telah selesai menjalani karantina, dan sudah diizinkan untuk pulang kerumah mereka masing-masing.

“Ada yang masih tinggal, ada yang sudah diizinkan pulang,” sebut Muslim.

Muslim mengatakan, bahwa asupan makanan warganya yang dikarantina telah sesuai dengan porsi dan anjuran dari petugas kesehatan. Selain warga Batubi, Muslim mengaku pihaknya juga membuka diri bagi Kecamatan lain yang ingin mengkarantinakan warganya dilokasi tersebut, sesuai kapasitas ruangan yang tersedia.

“Kami siap menampung warga dari Kecamatan lain yang ingin mengkarantina diri,” katanya.

Dana yang digunakan oleh Pemerintah Desa setempat untuk menyiapkan lokasi dan kebutuhan warganya yang dikarantina, bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Gunung Putri tahun 2020.

Selain mengunjungi lokasi karantina di Gunung Putri, Ngesti beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau lokasi karantina di SMP N 01 Bunguran Batubi.

Editor : Erwin Prasetio