Meningkat, 20 Putra Perbatasan Ikuti Secata di Kodim 0318/Natuna

Para Secata PK TNI AD 2019 dari Kabupaten Natuna dan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Para peserta Secata PK TNI AD 2019 dari Kabupaten Natuna dan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Natuna, LintasKepri.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna, kembali melaksanakan Sidang Parade bagi Calon Tantama (Catam) PK TNI-AD, yang berlangsung di Aula Makodim 0318/Natuna, Jalan Batu Sisir, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (10/10/2019) siang.

Dalam Sidang Parade Sekolah Calon Tamtama (Secata) Prajurit Karier (PK) TNI-AD 2019 wilayah Kodim 0318/Natuna Gelombang 2 tersebut, diikuti oleh 20 orang peserta, yang berasal dari salah satu wilayah perbatasan NKRI.

“15 orang peserta dari Kabupaten Natuna, dan 5 orang peserta lagi dari Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Pasi Pers Kodim 0318/Natuna, Lettu (Inf) Hasan Basri, seperti dilansir dari jelajah kepri.

Hasan Basri mengungkapan, tahun ini diakuinya mengalami peningkatan minat masyarakat dalam mengikuti seleksi Secata PK, ketimbang tahun lalu yang hanya diikuti oleh 4 orang peserta.

“Tahun ini memang ada peningkatan, meskipun masih jauh dari target kita. Babinsa kita saja ada 85 personil, namun yang ikut baru 20 peserta,” terang Hasan.

Sementara itu Ketua Panitia Seleksi, sekaligus merupakan Komandan Kodim 0318/Natuna, Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos.,M.Tr (Han) mengatakan, terdapat perbedaan animo masyarakat antara seleksi penerimaan Secata dan Secaba.

Dandim 0318/Natuna Lekol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos.M.Tr (Han) bersama para panitia seleksi, saat mengecek kondisi peserta Secata.
Dandim 0318/Natuna Lekol (Czi) Ferry Kriswardana, S.Sos.M.Tr (Han) bersama para panitia seleksi, saat mengecek kondisi peserta Secata.

Menurutnya, seleksi penerimaan Secaba lebih diminati oleh masyarakat ketimbang seleksi penerimaan Secata.

“Memang minat Secata minim ketimbang Secaba, padahal untuk gajinya nanti tidak jauh beda, hanya saja tugas dan tanggung jawabnya saja yang berbeda,” ucap Ferry.

Menyikapi hal itu, lanjut Ferry, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan sosialisasi yang maksimal. Salah satunya dengan cara Door to Door, mengajak para pemuda ikut Seleksi Secatabdan menjelaskan apa saja kelebihan Secata.

“Disitu kita jelaskan, Secata itu nantinya juga bisa jadi Bintara, bahkan bisa jadi Perwira dini jika mereka sekolah lagi,” jelas Ferry.

Diketahui dari 20 peserta Secata PK Gelombang 2 tahun 2019 itu, pihak panitia telah mendapat gambar sedikitnya 50 persen dari seluruh peserta bakal lulus seleksi.

“Kita telah mendapat gambar, 9-10 peserta lulus seleksi. Kalau maunya saya sih lulus semua, tetapi kan semuanya harus ikut prosedur,” pungkas pria asal Banyuwangi Jawa Timur itu.

Yang lulus seleksi tersebut nantinya, akan diberangkatkan ke Rindam, Siantar, Sumatera Utara, untuk mengikuti seleksi tahap kedua.

Sementara tim seleksi meliputi Pabanda Bindik Spersdam I/BB selaku Pengawas, Kepala Rumkitban Batam, Selaku Ketua Tim Rikes Kajasrem 033/WP, selaku Ketua Tim Jasmani (Postur) Paurdiaga Ajenrem 033/WP selaku Ketua Tim Administrasi (Sekretaris I), Pasi Persdim 0318/Natuna Selaku Sekretaris II, Pasi Logdim 0318/Natuna selaku Ketua Tim Pendataan awal MI., Kapolfi RSUD Natuna, selaku Pemeriksa gigi, dan Dokter RSUD Natuna, selaku Pemeriksa Penyakit dalam dan THT.

Adapum penilaian yg diperiksa meliputi Administrasi, Biodata Diri, Legalisir Ijazah, Kesehatan, dan Postur Tubuh.

Laporan : Erwin Prasetio