Masyarakat Tambelan Keluhkan Susah Internet, Isdianto Langsung Respon

Gubernur Kepri Isdianto saat berada di atas kapal dalam kunjungan kerja ke Pulau Tambelan, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (28/8).

Bintan, LintasKepri.com – Masyarakat di Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, mengidamkan jaringan internet yang bagus dan stabil.

Selama ini masyarakat setempat hanya mengandalkan jaringan Telkomsel yang hanya bisa digunakan untuk telefon dan sms.

Akibat dari itu, sejumlah siswa dan mahasiswa sangat terkendala dalam proses pembelajaran secara daring.

Mahasiswa asal Tambelan yang kuliah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Tiara, mengatakan, saat kampus menerapkan kuliah daring, dirinya beserta mahasiswa lain berusaha untuk mencari sinyal agar bisa mengikuti proses perkuliahan.

“Kalau kuliah susah sekali. Kita harus mencari sinyal. Bersyukur disini masih ada warung WiFi,” ujar Tiara di Balai Adat Tambelan, Jumat (28/8) pagi.

Meskipun ada warung WiFi, Tiara menuturkan tidak bisa digunakan secara gratis, namun harus membeli kuota terlebih dahulu agar bisa menikmati internet.

“Bayar dia. 285 MB itu harganya mulai dari Rp17.000 sampai Rp20.000. Kalau 1 GB mahal tak sanggup,” sebut mahasiswa Jurusan Manajemen semester 3 ini.

285 MB, sambung Tiara, hanya bisa digunakan untuk 1 mata kuliah saja.

“Itu pun tak cukuplah. 1 mata kuliah kan banyak, kita disuruh upload file lah bahkan menggunakan aplikasi zoom. Kalau macam tu kita beli lagi kuotanya,” tuturnya.

Tiara berharap agar Pemerintah Provinsi Kepri dapat mengatasi hal ini.

“Minimal jaringan internetnya 3G lah bang,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kepri Isdianto, mengatakan jika tahun ini Pemerintah Provinsi Kepri bersama Telkomsel akan memperkuat jaringan internet di 3 pulau terpencil.

“Tahun ini kita bekerjasama dan sudah MoU dengan Telkomsel untuk memperkuat jaringan internet di Pulau Subi, Midai dan Tambelan,” kata Isdianto.

Isdianto berpesan agar siswa dan mahasiswa dapat terus meningkatkan semangat belajar untuk bisa meraih cita-cita.

“Apa yang adik-adik cita-citakan, tetap harus semangat belajar. Agar bisa meraih apa yang diinginkan,” katanya.

(san)