Mantan Gubernur dan Wagub Kepri Berencana Maju ke DPR RI, Nama Putra Respaty Mencuat ke Wali Kota Batam 2024

Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto-Soerya Respationo.

Batam, LintasKepri.com – Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto-Soerya Respationo dikabarkan akan ‘melenggang’ ke Senayan sebagai anggota DPR RI 2024 mendatang.

Kabar majunya Isdianto ini dipastikan oleh orang dekatnya, Dedy Irawan Hasibuan. Menurut Dedy, Isdianto akan maju menggunakan kendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“InsyaAllah beliau (Isdianto) ke DPR RI. Dari Partai PKB. Doakan ya,” ujarnya singkat, Rabu (8/6).

Sementara itu, kepastian Soerya Respationo maju dikatakan oleh salah satu kader yang enggan disebutkan namanya.

“Info terbaru, beliau (Soerya Respationo) akan maju ke Senayan (DPR RI) di 2024 dari PDI Perjuangan. Mohon doa restu dan dukungannya ya,” kata salah satu kader PDI Perjuangan.

Sementara itu, sejak beberapa hari terakhir, PollingKita.com melakukan survei secara online.

Poling yang dimulai sejak 31 Mei 2022 tersebut, meminta para responden untuk memilih bakal calon yang dinilai layak dipilih menjadi Wali Kota (Wako) Batam pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024 mendatang.

Soerya Respationo (kiri), Ketua DPRD Batam, Nuryanto (tengah) dan Anggota DPRD Batam, Putra Respaty (kanan).

Setidaknya tercatat ada 7 nama dalam poling tersebut. Diantaranya, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Anggota DPRD Batam, Putra Respaty, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, tokoh masyarakat Kepri, Huzrin Hood, Ketua Demokrat Kepri, Asnah dan Sekdako Kepri Jefridin.

Dari ketujuh calon yang diusung PollingKita.com terdapat dua nama dari PDIP, yakni Nuryanto dan Putra Respaty.

Berdasarkan data perolehan sementara yang dihimpun Selasa (07/06/22) siang, dua kader PDI Perjuangan yakni Putra Respati berada di posisi teratas dengan raihan suara 50,33 persen.

Kemudian diikuti Amsakar Achmad, Nuryanto dan Marlin Agustina. Sedangkan jumlah suara sementara yang masuk berjumlah 759 pemilih.

Sejauh ini belum diketahui siapa pihak atau partai politik yang memiliki inisiatif membuat polling tersebut.

(red/dar)